Selasa, 21/05/2024 02:21 WIB

Evaluasi Kemiskinan Ekstrem, Wapres Panggil Sejumlah Menteri

Target ini sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2022 yang diterbitkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 8 Juni 2022 lalu

Wakil Presiden KH. Maruf Amin

Jakarta, Jurnas.com - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin memanggil sejumlah menteri untuk evaluasi target penurunan kemiskinan ekstrem nol persen di tahun 2024.

Target ini sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2022 yang diterbitkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 8 Juni 2022 lalu.

Wapres mengatakan rapat hari ini dimaksudkan untuk mendengarkan laporan dari evaluasi dan kemajuan pelaksanaan penugasan Kementerian dan Lembaga terkait Instruksi Presiden 4 Nomor 2022 tentang PPKE.

“Sebagaimana arahan Bapak Presiden, kita menargetkan kemiskinan ekstrem di Indonesia sebesar nol persen tahun 2024. Upaya ini menjadi tantangan tersendiri, mengingat penurunan kemiskinan ekstrem merupakan hasil akhir dari seluruh proses pembangunan nasional yang sangat luas,” ungkap Wapres.

Wapres pun mengungkapkan dia mendapat laporan bahwa Bank Dunia dalam “Poverty Assessment” yang dirilis awal Mei 2023 menyebutkan bahwa Indonesia on-track dalam upaya penghapusan kemiskinan ekstrem, di mana kemiskinan ekstrem ini menurut Bank Dunia katanya Maret 2022 telah 1,5%, walaupun berbeda ini dengan hasil Susenas dari BPS yang pada Maret 2022, sebesar 2,04 persen.

“Ini yang nanti kita cross ya,” ingat Wapres kepada para menteri yang hadir.

“Saya minta rapat hari ini dapat dilaporkan mengenai pemanfaatan Data P3KE, baik oleh Kementerian atau Lembaga maupun pemerintah daerah, serta evaluasi pemanfaatannya. Untuk itu saya ingin persilakan Pak Menko, kemudian menteri-menteri yang lain, saya minta Pak Menko untuk memoderatori diskusi ini, saya kira itu pengantar dari saya,” tandas Wapres.

Sejumlah menteri yang hadir diantaranya Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini.

Kemudian, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziah, Menteri Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar, Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko, dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa.

KEYWORD :

Kemiskinan Ekstrem Maruf Amin Wapres




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :