Selasa, 28/05/2024 06:08 WIB

Kisah Nur Agis Aulia, dari Juragan Kambing hingga DPRD

Kisah Nur Agis Aulia, dari Juragan Kambing hingga DPRD

Alumni beasiswa Teladan, Nur Agis Aulia, yang kini jadi anggota DPRD (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Kisah sukses alumnus program beasiswa Teladan Tanoto Foundation dibagikan oleh Nur Agis Aulia. Lulusan FISIPOL Universitas Gadjah Mada (UGM) ini sukses pasca menyelesaikan pendidikannya di perguruan tinggi.

Agis yang berasal dari Kampung Asam Gede, Serang, Banten, mengatakan jiwa wirausaha dan kepekaan sosialnya mulai terbentuk saat menjadi Ketua Pengawas Koperasi Mahasiswa (Kopma) UGM.

"Pengalaman berorganisasi ini menjadi kian lengkap dengan program pengembangan diri dari beasiswa Teladan Tanoto Foundation," terang Agis dalam buku `INSPIRE, Mozaik Kisah Para Teladan`. Buku ini memuat kisah 28 alumni penerima beasiswa Teladan.

Kepekaan sosial membuat Agis mampu menangkap masalah sosial yang dihadapi oleh masyarakat di sekitar tempat tinggalnya, terutama kelompok petani dan peternak yang secara ekonomi belum sejahtera, bahkan banyak yang terlilit utang.

"Karena itu, saya mendirikan Jawara Farm. Konsepnya adalah agropreneur untuk memberdayakan petani dan peternak di desa-desa, sekaligus mengoptimalkan potensi pertanian dan peternakan," ujar dia.

Model bisnis yang fokus pada pemberdayaan ini mendapat sambutan hangat dari kelompok petani dan peternak. Sehingga, sejak 2017, Jawara Farm mampu tumbuh pesat hingga menjangkau ratusan petani dan peternak, tidak hanya di Banten, tapi juga merambah ke wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah dengan jumlah ternak sapi dan kambing sampai ribuan ekor.

"Dari situ, orang-orang mengenal saya sebagai juragan kambing," ucap Agis.

Interaksi intens dengan masyarakat, khususnya petani dan peternak, membuat Agis mampu menangkap berbagai permasalahan mendasar yang dihadapi masyarakat.

Berangkat dari pemahaman itu, Agis pun terjun ke dunia politik dengan menjadi Anggota DPRD Kota Serang, Banten, untuk mendorong kebijakan yang berpihak pada petani dan peternak.

"Kalau mau bermanfaat, jadilah pemimpin. Karena semua keputusan politik akan jadi signifikan dalam proses perubahan," imbuh dia.

CEO Global Tanoto Foundation Dr. J. Satrijo Tanudjojo mengatakan, Tanoto Foundation aktif mendorong terwujudnya kesetaraan peluang melalui Pendidikan berkualitas, termasuk akses perguruan tinggi melalui program kepemimpinan dan beasiswa melalui program TELADAN. Komitmen tersebut terus dilakukan sejak 2006.

"Selama hampir dua dekade, para penerima beasiswa Teladan telah lulus, berkarier, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat, komunitas, dan lingkungan," jelas Satrijo, pada Jumat (19/5).

Selama periode 2006 hingga 2022, Tanoto Foundation telah memberikan beasiswa kepada 8.167 mahasiswa di sembilan universitas mitra program Teladan di Indonesia.

KEYWORD :

Nur Agis Aulia Juragan Kambing Banten Beasiswa Teladan Tanoto Foundation




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :