Selasa, 03/03/2026 13:24 WIB

Pemprov Sumbar Targetkan 714.452 Ekor Ternak divaksin Tahun ini





Realisasi pelaksanaan vaksinasi PMK di lapangan per tanggal 28 Januari 2023 sebanyak 121. 075 ekor dan pemasangan eartag sebanyak 33.651 ekor.

Wakil Gubernur Provinsi Sumbar Audy Joinaldi, saat acara Kick Off Pengendalian dan Penanggulangan PMK Tahun 2023 di UPT RPH Dinas Pertanian Peternakan Perkebunan dan Kehutanan Kelurahan Air Pacah, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat, Sabtu (28/1).

JAKARTA, Jurnas.com - Dalam rangka mengendalikan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di wilyahnya, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menargetkan 714.452 ekor ternak divaksin tahun 2023 ini.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Gubernur Provinsi Sumbar Audy Joinaldi, saat acara Kick Off Pengendalian dan Penanggulangan PMK Tahun 2023 di UPT RPH Dinas Pertanian Peternakan Perkebunan dan Kehutanan Kelurahan Air Pacah, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat, Sabtu (28/1).

Audy mengatakan berkomitmen mengendalikan PMK karena penyakit tersebut berdampak terhadap perekonomian masyarakat peternak di Sumbar. Selain melaksanakan vaksinasi, juga akan dilakukan penandaan ternank dengam ear tag pada 438.770 ekor ternak.

Dia mengatakan, realisasi pelaksanaan vaksinasi PMK di lapangan per tanggal 28 Januari 2023 sebanyak 121. 075 ekor dan pemasangan eartag sebanyak 33.651 ekor.

Audy menjelaskan, untuk mencapai target tersebut diperlukan komitmen dan langkah strategis yang harus dilakukan oleh semua jajaran dinas yang menangani fungsi peternakan dan kesehatan hewan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

"Pada tahun 2023 ini kita perlu meningkatkan koordinasi dan kerja sama dengan stake holder terkait seperti optmalisasi peranan TNI, Polri, BPBD Daerah, Wali Nagari/Jorong terutama untuk sosialisasi pentingnya vaksinasi PMK bagi ternak," ucap Audy.

Menurut dia pengerahan masyarakat untuk terlibat aktif dalam program ini dan melibatkan akademisi seperti mahasiswa sangat penting dalam pelaksanaan vaksinasi dan penandaan ternak untuk pengendalian PMK.

"Dengan supervsi dari tenaga medis veteriner yang ada, penambahan tenaga vaksinator dan penandaan ternak dengan melaksanakan pelatihan secara teratur, maka diharapkan pelaksanaan program berjalan dengan optimal," ungkap dia.

"Kami harapkan pimpian OPD berkomitmen untuk dapat mencanangkan target harian per kabupaten sebagai acuan dalam pelaksanaan vaksinasi dan penandaan ternak untuk eliminasi PMK dari Sumatera Barat," tutur dia.

"Kami juga ingatkan kembali untuk tetap memaksimalkan sarana dan prasarana yang ada baik itu obat-obatan dan logistik yang telah didistribuskan," tegas dia.

Selain itu, Audy pun menekankan, pentingnya pengaturan dalam melalulintaskan ternak dari luar wilayah Sumbar, ternak tersebut harus dilengkapi dokumen ternak resmi dan keterangan sehat yang dinyatakan oleh dokter hewan berwenang di wilayah asal ternak.

Ternak tersebut setelah memasuki wilayah Sumatera Barat harus dikarantina selama 14 hari serta tetap mendapatkan pelayanan kesehatan hewan diwilayah tujuan.

"Kami juga mengharapkan kepada masyarakat agar berperan aktif dalam pelaksanaan pengendalian dan pencegahan PMK yaitu vaksinasi dan penandaan ternak," ucap Audy.

"Semoga dengan adanya kegiatan kick off vaksinasi dan penandaan ini, maka pengendalian dan penanggulangan PMK nasional tahun 2023 di Sumatera Barat dapat dilaksanakan dengan baik, sehingga penyakit mulut dan kuku ini bisa diberantas di wilayah Sumatera Barat dan Indonesia," ujar dia.

Pada kesempatan tersebut Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Ternak (PHNak) Melasari, menyampaikan, pemerintah melaksanakan kick off vaksinasi ini secara nasional dan mensupport pemerintah daerah untuk bergerak cepat dan berkomitmen merealisasikan target masing-masing.

Sementara Plt. Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat Sukarli menyampaikan, pihaknya berharap agar kick off vaksinasi 2023 dapat terlaksana  dengan baik dan berkomitmen untuk mencapai target yang ditentukan.

KEYWORD :

Sumatera Barat Vaksinasi PMK Kementerian Pertanian Sapi




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :