Sabtu, 03/12/2022 19:09 WIB

Digitalisasi Pertanian, Kementan Kenalkan Aplikasi Lumbungin

Digitalisasi Pertanian, Kementan kenalkan aplikasi Lumbungin.

Forum Nasional (Fornas) Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya (P4S).

JAKARTA, Jurnas.com - Sebagai bentuk komitmen membuat sektor pertanian modern, Kementerian Pertanian (Kementan), memperkenalkan aplikasi Lumbungin, yang merupakan rangkaian kegiatan Forum Nasional (Fornas) Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya (P4S).

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo mengatakan digitalisasi sudah masuk dalam berbagai sektor, termasuk juga pertanian. Karena itu, ia mengajak milenial untuk terjun ke sektor pangan.

"Dunia digital ini dekat dengan milenial. Oleh karena itu, kita mengajak para milenial untuk terjun ke sektor pertanian. Karena sektor ini menjanjikan dan banyak yang bisa digarap," kata Mentan Syahrul.

Dijelaskan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi bahwa Lumbungin merupakan platform digital berbasis aplikasi.

"Aplikasi ini mempunyai beragam fitur edukasi, jejaring komunitas, dan peluang bisnis pertanian. Lumbungin adalah aplikasi cerdas untuk petani berkelas. Di dalam aplikasi ini terdapat beberapa fitur asosiasi. Salah satunya Jaringan Pertanian Nasional (JPN)," katanya.

Dijelaskan Dedi Nursyamsi, ada sejumlah manfaat dari Lumbungin. Di antaranya sebagai media komunikasi antarpetani, media transisi dan informasi petani ke dunia digital,  dan media edukasi tentang pertanian.

Ditambahkan Kepala komunitas dan komunikasi, Muhammad Agung Riyadi mengatakan Lumbungin adalah aplikasi cerdas untuk petani berkelas. Aplikasi ini merupakan sistem pakar yang sudah dimodifikasi agar lebih lengkap dan informatif serta komprehensif.

"Aplikasi ini merupakan salah satu inovasi teknologi 4.0 karena memanfaatkan big data dan teknologi informasi yang terkait dengan teknologi pertanian di era 4.0," katanya.

Sementara, Koordinator Produksi & Content, Karvarino menjelaskan aplikasi Lumbungin menyediakan beberapa fitur. Di antaranya Lumbungin Komoditas yang berisi materi dari berbagai komoditas pertanian, harga pangan terbaru, harga di pasar setiap provinsi.

"Ada juga fitur Lumbungin Klinik yang merupakan fitur konsultasi langsung dengan pakar pertanian. Selain itu, Ada fitur Lumbungin Edukasi, berisi video tutorial yang komperhensif, serta Kabar Lumbungin yang menyediakan berita-berita pertanian dan V-Lumbungin berisi video pendek tentang pertanian," katanya.

Manfaat dari aplikasi Lumbungin adalah sebagai Media komunikasi antarpetani, media transisi dan informasi petani ke dunia digital, media edukasi tentang pertanian, melalui jual beli atau Lumbunginstore sebagai jembatan transaksi pertanian, media silaturahmi yang mempertemukan antarkomunitas dan ekosistem pertanian.

Kegiatan diawali dengan penyampaian tujuan awal pendirian aplikasi Lumbungin, yaitu berbagi informasi antar petani dalam hal ilmu pengetahuan usaha tani, dan informasi lainnya.

Kemudian sebagai sarana pembelajaran dan penyedia informasi seputar pertanian, sarana promosi, konsultasi dengan ahli, dan sarana promosi dengan peliputan oleh Tim Lumbungin.

Selanjutnya, ditayangkan cara download aplikasi Lumbungin. Aplikasi Lumbungin diharapkan menjadi aplikasi yang lebih lengkap layanannya seperti Gojek.

Para pengelola P4S juga mengharapkan agar Lumbungin dapat membantu permasalahan P4S selama ini, yaitu pemasaran dan sebagian peserta menanyakan tentang permasalahan saat download aplikasi lumbungin serta hambatan pembayaran.

TAGS : Aplikasi Lumbungin Pertanian Modern Dedi Nursyamsi BPPSDMP Fornas P4S Syahrul Yasin Limpo




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :