Sabtu, 28/01/2023 21:01 WIB

Erick Thohir Percepat Kunker di Belanda untuk Pantau Penyaluran BBM

Erick diketahui tiba di Belanda pada Jumat, (2/9). Ia sedianya akan menjalani sejumlah rangkaian agenda kerja sama BUMN di Belanda hingga Minggu (4/9).

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. (Foto istimewa)

Jurnas.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memutuskan untuk mempercepat waktu kunjungan kerja di Belanda. Hal itu dilakukan untuk memastikan penugasan penyaluran BBM subsidi dilakukan dengan baik usai kenaikan harga.

Erick diketahui tiba di Belanda pada Jumat, (2/9). Ia sedianya akan menjalani sejumlah rangkaian agenda kerja sama BUMN di Belanda hingga Minggu (4/9). Namun, ia memutuskan untuk kembali pada Sabtu (3/9) malam.

"Saya mempercepat kepulangan saya hari ini, tidak lain adalah tanggung jawab saya harus memastikan penugasan ini bisa berjalan baik," ujar Erick di sela kunjungan kerjanya di Amsterdam, Belanda, Sabtu (3/9).

Erick Thohir mengatakan, pemerintah menugaskan PT Pertamina (Persero) untuk memastikan ketersediaan pasokan BBM setelah pengumuman pemerintah terkait pengalihan subsidi BBM.

Ia mengaku sudah menelepon direksi Pertamina untuk bersiaga penuh selama tiga hari ke depan dalam memastikan pasokan hingga distribusi BBM dapat berjalan dengan baik di seluruh SPBU.

"Saya mempercepat pulang saya hari ini, tidak lain sebagai tanggung jawab, saya harus memastikan penugasan ini bisa berjalan baik, tadi saya juga udah telepon direksi Pertamina semua mereka semua standby untuk 3 hari ke depan memastikan seluruh SPBU secara jumlah kuotanya harus dicukupi," jelasnya.

Erick Thohir menyebut subsidi tepat sasaran menjadi kunci ke depan, seperti yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi), 70% yang menikmati subsidi BBM ialah orang yang mampu.

Untuk itu, Pertamina dan Telkom diminta meningkatkan optimalisasi layanan MyPertamina menjadi sarana bagi masyarakat kurang mampu dalam mengakses BBM subsidi.

"Ini perlu waktu, tapi saya akan pulang juga salah satunya sesegera saya rapatkan bagaimana sinkronisasi data Telkom dan Pertamina ini bisa menjadi sesuatu yang baik, apalagi kalau bisa nanti kita akan saya menghadap Kapolri untuk mendapat dukungan data yang namanya pelat nomor mobil dan jenisnya agar kita bisa sinkronisasi," ucapnya.

Kunjungan ke Belanda sendiri merupakan sesuatu yang telah direncanakan jauh-jauh hari. Kunjungan kerja ini bertujuan mendorong BUMN dalam melakukan perluasan jaringan untuk menangkap potensi ekonomi serta bisnis di wilayah Eropa usai Brexit.

Di tengah pemulihan ekonomi global, ia mendorong perusahaan pelat merah yakni BNI, BRI, Pertamina, PTPN, Mandiri, dan Telkom untuk membuat terobosan demi memperbesar nama Indonesia di kancah perekonomian dunia.

Selama di Belanda, mantan Presiden Inter Milan tersebut mengunjungi Kantor Perwakilan BNI di Amsterdam. Ia mendorong bank pelat merah itu mengoptimalkan potensi bisnis diaspora di Belanda.

Selanjutnya, ia juga menyaksikan kerja sama Pertamina dengan mitra strategis di Belanda untuk pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) sebagai alternatif EBT di Indonesia.

Erick juga menghadiri penandatangan kerja sama BUMN dengan Friesland Campina untuk pengembangan peternakan sapi perah di Indonesia dalam rangka meningkatkan produksi susu segar dalam negeri.

"Saya mendorong kerja sama Friesland Campina bekerja sama dengan BUMN. Mereka jadi offtaker, membeli susunya. Kita akan mendatangkan sapi-sapi perah yang dibutuhkan dan kita pasti kerja sama dengan peternak," ujarnya.

Selain itu, ada pula kerja sama ekspor komoditas kopi yang dihasilkan oleh Perkebunan Negara dan Perkebunan Rakyat antara BUMN dengan pengusaha di Uni Eropa. Tak hanya itu, ia juga membawa UMKM binaan BUMN di Pameran Terbesar di Eropa, Tong Tong Fair 2022 di Den Haag.

"Itu sebabnya saya kemarin dari Papua langsung ke Belanda. Bukan apa-apa, ini karena ada kerja sama yang saya rasa sangat bagus yang tidak bisa ditunda," jelasnya.

TAGS : Harga BBM Naik BBM Bersubsidi Pertamina Erick Thohir




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :