Sabtu, 02/07/2022 03:41 WIB

Panitia Formula E Harus Gelontorkan Rp130 Miliar

Penyelenggara Formula E Jakarta harus menggelontorkan biaya pelaksanaan ajang balap mobil listrik itu capai kisaran Rp120 miliar hingga Rp130 miliar.

Pembangunan sirkuit Formula E di Jakarta. (Foto: detik.com)

Jakarta, Jurnas.com - Penyelenggara Formula E Jakarta harus menggelontorkan biaya pelaksanaan ajang balap mobil listrik itu capai kisaran Rp120 miliar hingga Rp130 miliar.

"Untuk aspalnya, kan sudah tahu hampir Rp60 miliar, selebihnya pembangunan `grandstand` dan segala macamnya," kata Ketua Komite Penyelenggara Formula E Jakarta Ahmad Sahroni di Jakarta, Kamis (26/5/2022).

Pembangunan sirkuit sepanjang 2,4 kilometer itu dilaksanakan oleh kontraktor PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama dengan anggaran mencapai Rp60 miliar. Sirkuit itu memiliki 18 tikungan dengan bentuk menyerupai kuda lumping.

Selain biaya membangun sirkuit, panitia juga membangun fasilitas pendukung lainnya seperti panggung penonton, garasi pebalap (paddock)
dan fasilitas lainnya.

Setelah sirkuit rampung dikerjakan, panitia menjual 60 ribu tiket untuk penonton yang terdiri dari lima kategori kelas, yakni "Festival Ancol", "Festival Circuit", "grandstand", VIP dan VVIP.

Adapun harga tiket paling murah adalah "Festival Ancol" Rp250 ribu dan termahal untuk kelas VVIP untuk kategori "Jakarta Royal Suite" mencapai Rp10 juta.

Selain menonton balapan, panitia juga menampilkan hiburan dari para artis Ibu Kota serta pameran UMKM DKI Jakarta.

Nantinya, sirkuit permanen yang berada di kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, juga digunakan selain agenda balap mobil listrik.

TAGS : Formula E Ahmad Sahroni UMKM Sirkuit




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :