Kamis, 07/07/2022 02:03 WIB

Biden Tawarkan Bantuan dan Vaksin ke Korea Utara

Biden tawarkan bantuan dan vaksin ke Korea Utara 

Presiden AS Joe Biden berbicara dalam konferensi pers bersama di kantor Presiden di Seoul pada 21 Mei 2022. (Foto: AFP/Pool/JEON HEON-KYUN)

JAKARTA, Jurnas.com - Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden mengatakan, AS telah menawarkan vaksin COVID-19 ke Pyongyang tetapi tidak mendapat tanggapan meskipun epidemi meningkat di Korea Utara.

Biden, yang berada di Seoul dalam perjalanan pertamanya ke presiden Asia, mengatakan Amerika Serikat dan Korea Selatan juga telah membuat tawaran baru bantuan COVID-19 ke Pyongyang tetapi belum mendapat tanggapan.

"Kami telah menawarkan vaksin, tidak hanya ke Korea Utara tetapi juga ke China, dan kami siap untuk segera melakukannya," katanya pada konferensi pers di Seoul, seperti dikutip dari AFP.

"Kami belum mendapat tanggapan," tambahnya.

Korea Utara melaporkan kasus pertama Omicron awal bulan ini, dan meskipun ada kampanye epidemi darurat maksimum, virus tersebut telah mengoyak 25 juta penduduknya yang tidak divaksinasi.

Pada hari Sabtu, media pemerintah Korea Utara melaporkan hampir 2,5 juta orang menderita "demam", dengan 66 kematian yang dikonfirmasi sejak wabah dimulai.

Ia menambahkan bahwa negara itu telah "mengintensifkan" kampanye anti-epideminya.

Biden dan Presiden baru Korea Selatan Yoon Suk-yeol menyatakan keprihatinan pada hari Sabtu atas wabah COVID-19 yang meningkat di Korea Utara.

"Korsel dan AS bersedia bekerja sama dengan komunitas internasional untuk memberikan bantuan kepada DPRK untuk memerangi virus," kata mereka dalam pernyataan bersama.

Para ahli telah memperingatkan krisis kesehatan besar di Utara, yang memiliki salah satu sistem perawatan kesehatan terburuk di dunia.

Negara miskin itu memiliki rumah sakit yang tidak lengkap, beberapa unit perawatan intensif dan tidak ada obat perawatan Covid atau kemampuan pengujian massal.

Yoon mengatakan tawaran bantuan dibuat sesuai dengan prinsip kemanusiaan, terpisah dari masalah politik dan militer dengan Pyongyang.

Kedua pemimpin secara terpisah mengumumkan  akan meningkatkan latihan militer bersama sebagai tanggapan atas ancaman yang ditimbulkan Korea Utara, sebuah saran yang kemungkinan akan membuat marah Pyongyang, yang memandang latihan tersebut sebagai latihan untuk invasi.

TAGS : Amerika Serikat Korea Utara Joe Biden Demam COVID-19




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :