Rabu, 06/07/2022 07:47 WIB

Ke Kemdikbudristek, Delegasi Bangladesh Belajar Audit Internal

Ke Kemdikbudristek, Delegasi Bangladesh Belajar Audit Internal

Delegasi pemerintah Bangladesh belajar audit internal ke Indonesia (Foto: Ist/Dok. BKHM Kemdikbudristek)

Jakarta, Jurnas.com - Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) menyambut 11 orang delegasi Kementerian Keuangan Pemerintah Bangladesh, yang melakukan rangkaian kunjungan kerja resmi di Indonesia.

"Merupakan sebuah kehormatan untuk kami menyambut kunjungan kerja yang dilakukan Pemerintah Bangladesh. Kiranya momentum ini kita manfaatkan untuk berbagi pengalaman dan pengetahun terkait Oversight of Education Service Delivery sekaligus lewat pertemuan ini dapat menambah wawasan kita semua," jelas Sekretaris Inspektorat Jenderal, Subiyantoro dalam sambutannya, pada Kamis (12/5).

Para delegasi tersebut datang ke kantor Kemdikbudristek, dalam rangka belajar mengenai audit internal sektor publik. Auditor Madya Inspektorat V, Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Ika Istakariana memberikan contoh pengawasan transfer Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) antara pusat dan daerah.

"Kementerian Keuangan merancang proses pengawasan bersama dimulai dari perencanaan, pengiriman, aktivitas pembelajaan dan pelaporan dengan tetap mengedepankan prinsip saling menghormati kewenangan masing-masing," urai Ika.

"Hal tersebut dilakukan salah satunya melalui melalui Nota Kesepahaman Bersama/Memorandum of Understanding. Pemerintah Indonesia selalu hendak memastikan terpenuhinya komitmen peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia melalui alokasi dana 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)," imbuh Ika.

Ditambahkan oleh Auditor Utama Inspektorat IV Itjen Kemdikbudristek, Maralus Panggabean, sistem mekanisme pengawasan yang telah dibentuk serta berbagai hal lain yang terkait dengan manajemen pengawasan.

"Urgensi Itjen Kemdikbudristek menerapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) dalam menjalankan fungsi pengawasan intern terhadap semua unit kerja/satuan kerja di bawah Kemdikbudristek adalah untuk meminimalkan risiko penyuapan," terang Maralus.

Dalam kesempatan yang sama, rombongan delegasi Pemerintah Bangladesh yang diketuai oleh Additional Secretary & PIT Head, Budget & Expenditure Management, Finance Division, Bangladesh Secretariat, Kabirul Ezdhani Khan memberikan apresiasi atas penerimaan dari Pemerintah Indonesia.

"Kami memilih Indonesia sebagai tujuan kunjungan kerja kami dikarenakan kami mengetahui Indonesia sebagai salah satu negara dengan populasi penduduk terbesar, tentunya memiliki sejarah yang panjang dalam menghadapi tantangan pelayanan publik terutama dalam implementasi Internal Auditing Public Sector," kata Kabirul.

"Oleh sebab itu kami (rombongan delegasi Pemerintah Bangladesh) hadir disini untuk mempelajari pengalaman yang telah dilakukan Pemerintah Indonesia, mendapatkan pengetahuan dalam mengelola dan mengimplementasikan Auditor Internal Sektor Publik di negara kami," tutur Kabirul.

Pertemuan yang dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat tersebut turut dihadiri secara luring oleh pejabat Eselon II, ditambah sejumlah Auditor Utama, Kepala Kelompok Kerja (Kapokja), dan secara daring oleh beberapa Auditor Madya dan Auditor Muda di lingkungan Itjen Kemdikbudristek.

TAGS : Bangladesh Kemdikbudristek Audit Internal




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :