Kamis, 07/07/2022 02:18 WIB

Demokrat Yogyakarta Langsung Tancap Gas Laksanakan Instruksi AHY Menangkan Pemilu

Jadikan Muscab ini sebagai momentum yang baik untuk konsolidasi. Kita harus fokus untuk menyiapkan diri dan partai, dengan tujuan kita memenangkan pemilihan di 2024.

Ketua DPD Demokrat Yogyakarta, Erlia Risti saat musyawarah cabang. (Foto: Dok. Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Usai dilantik Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ketua DPD Partai Demokrat Istimewa Yogyakarta Erlia Risti langsung tancap gas menjalankan mesin partai.

Tak hanya melakukan kegiatan silaturahmi ke beberapa organisasi masyarakat (ormas) dan organisasi pemuda (okp) di Yogyakarta, kini Demokrat Yogyakarta melaksanakan kegiatan Musyawarah Cabang (Muacab) secara setentak se-Provinsi Yogyakarta.

Muscab yang dilaksakanakan disalah satu Hotel Yogyakarta, Senin (16/5) dibuka secara langsung oleh Deputi BPOKK DPP Jemmy Setiawan dan dihadiri secara virtual oleh AHY, Sekjend DPP Teuku Riefky Harsya dan Kepala BPOKK Herman Khaeron. Hadir para Ketua DPC dan PAC se-Yogyakarta.

Dalam sambutannya, AHY menegaskan bahwa Muscab serentak merupakan rangkaian serta momentum konsolidasi Demokrat untuk meraih kemenangan pada Pemilu 2024 mendatang.

“Jadikan Muscab ini sebagai momentum yang baik untuk konsolidasi. Kita harus fokus untuk menyiapkan diri dan partai, dengan tujuan kita memenangkan pemilihan di 2024," ajak AHY.

Putra sulung Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini menegaskan, tujuan utama kegiatan partai berlambang bintang mercy ini untuk memenangkan kontestasi pemilihan presiden dan pemilihan anggota legislatif baik DPR, DPRD provinsi maupun DPRD kabupaten/kota.

Sementara itu, Kepala BPOKK Herman Khaeron menjelaskan, Muscab adalah sebagai ajang konsolidasi internal Partai Demorkat dan penyegaran dalam melaksanakan kerja-kerja politik. Terbih tidak lama lagi memasuki tahun politik menghadapi pemilu 2024, sehingga mesin partai ditingkat DPC Kabupaten dan Kota harus berjalan dengan baik.

Karana itu, Anggota DPR RI asal dapil Cirebon ini meminta kegiatan Muscab jangan diartikan sebagai untuk memperebutkan kekuasaan. "Pemilu sudah depan mata, jadi para kader jadikan Muscab sebagai aja konsolidasi dan penyegaran diinternal," tegas Herman.

Selain itu Muscab sebagai ajang konsolidasi bagi partai untuk membentuk jaringan kepengurusan partai hingga tingkat ranting sampai anak ranting.

“Semua ini tidak terpisahkan konsolidasi dari rekonsiliasi dan harmonisasi semua kader partai untuk menyiapkan ajang Pileg, Pilkada serentak hingga Pilpres 2024,” jelas Herman kembali.

"Boleh bersaing, namun persaingan dilakukan secara sehat dan penuh kekeluargaan sesuai dengan arah Ketum AHY. Dalam Muscab sama ada mekanisme dan tahapan yang harus dilalui oleh para calon seperti pada kegiatan Musda. Dan nantinya semua di putuskan di tim yang teradiri dari Ketum,Sekjend dan BPOKK,"paparnya.

Sementara itu Ketua DPD Demokrat Yogyakarta Erlia mengatakan, Muscab serentak merupakan hal penting dari penyempurnaan organisasi dan persiapan menghadapi Pemilu 2024.

“Kita harus punya strategi sehingga Partai Demokrat bisa besar dan merebut kembali kejayaannya. Salah satu momentumnya adalah melalui Muscab," kata Anggota DPRD Yogyakarta ini.

Lanjutnya, bahwa sesuai AD/ART Demokrat, Muscab hanya menetapkan calon ketua DPC yang memenuhi syarat dan dukungan minimal 20 persen. Dan Demokrat menggunakan dua parameter yakni kapasitas dan kapabilitas.

Karena itu, dia mengingatkan jangan sampai terdapat kader yang kecewa dan mundur hanya karena tidak terpilih sebagai Ketua DPC. Terlebih, setelah dilantik sebagai Ketua DPD ada target yang harus di raih, selain menambah kursi di tingkat provinsi, Kabupaten dan Kota serta menempatkan para kader Partai Demokrat menjadi Kepala Daerah.

“Jadikan Muscab ini sebagai hal yang penting  bagi kader, jalanlan demgan baik sesuai dengan arahan Ketum AHY," tandasnya.

 

 

 

TAGS : Partai Demokrat Yogyakarta AHY Pemilu 2024 Erlia Risti Herman Khaeron




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :