Kamis, 18/08/2022 02:48 WIB

Percakapan Pique Sebut "Saudi Sialan" Bocor ke Medsos

Percakapan Gerard Pique dan Luis Rubiales bocor ke media sosial. Dalam pembicaraan itu, terdengar Pique mendesak presiden Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) untuk memasukkannya ke dalam skuad Olimpiade 2020.

Bek Barcelona, Gerard Pique (Foto: Marca)

Madrid, Jurnas.com - Percakapan Gerard Pique dan Luis Rubiales bocor ke media sosial. Dalam pembicaraan itu, terdengar Pique mendesak presiden Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) untuk memasukkannya ke dalam skuad Olimpiade 2020.

Peran Pique memindahkan pertandingan Piala Super Spanyol ke Arab Saudi disorot dalam kebocoran itu, terutama saat perusahaannya, Kosmos, meyakinkan RFEF untuk memperluas format tradisional kompetisi.

Pique ingin bermain untuk timnas Spanyol di Olimpiade 2020 Tokyo, yang akhirnya berlangsung musim panas lalu setelah penundaan 12 bulan karena pandemi virus corona.

Bintang Barca tidak termasuk dalam skuad terakhir La Fuente dan Spanyol memenangkan medali perak dalam kompetisi tersebut.

"Kamu harus melakukan ini untukku, eh Rubi, kamu harus mendapatkannya (tempat di skuad Olimpiade) untukku, sialan," kata Pique kepada kepala RFEF Rubiales dikutip dari Goal pada Rabu (20/4).

"Mari kita lihat bagaimana kita bisa mengaturnya agar tidak muncul di mana-mana. Saya pikir ini harus dirahasiakan di antara kita bertiga sampai akhir. Bukankah begitu?" lanjut dia.

Pique juga merujuk kesepakatan Piala Super dengan Arab Saudi saat dia melanjutkan, "Dan selamat, kawan. Saya pikir kita punya kontrak sialan dengan Saudi."

Menanggapi hal itu, Pique menyebut kebocoran audio itu "ilegal" dan bersikeras bahwa dia hanya memberi RFEF peluang bisnis emas yang menguntungkan semua pihak yang terlibat.

Pemain 35 tahun itu menolak meminta maaf atas transaksi keuangannya di luar lapangan, seperti yang dia katakan di Twitch.

"Semua yang telah kami lakukan adalah legal, saya akan mengekspos bagian saya dalam konflik kepentingan, saya ingin menunjukkan wajah saya karena saya tidak menyembunyikan apa pun. Saya bangga dengan apa yang kami lakukan di Kosmos," imbuh dia.

"Kami ingin mengubah format kompetisi dan membuatnya lebih menarik bagi pemirsa. Itu berdampak pada pendapatan. Presiden, Luis Rubiales, sangat menyukai gagasan itu."

"Arab Saudi bukan satu-satunya pilihan. Amerika Serikat dan Qatar ada di meja. Pada akhirnya, mereka memutuskan untuk pergi ke Arab Saudi," ungkap dia.

"Mengenai rekaman, itu audio yang diambil di luar konteks. Saya hanya membantu presiden menemukan formula yang masuk akal. Itu audio yang diambil di luar konteks," tutup dia.

TAGS : Gerard Pique Barcelona Arab Saudi Luis Rubiales Media Sosial




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :