Sabtu, 13/08/2022 19:26 WIB

Sekjen PBB Serukan Penyelidikan Independen atas Kematian Warga Sipil di Ukraina

Pasukan Rusia membunuh hampir 300 warga sipil saat mereka mundur dari kota dekat Kyiv.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyampaikan pidato selama Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss. Pada hari Jumat, ia mengumumkan UEA akan menjadi tuan rumah pertemuan persiapan menjelang KTT Iklim PBB

WASHINGTON, Jurnas.com - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyerukan penyelidikan independen yang mengarah pada akuntabilitas yang efektif. Hal itu disampaikan setelah laporan warga sipil tewas di kota Bucha di Ukraina.

Dikutip dari Reuters pada Senin (4/4), Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres menulis di Twitternya sehari setelah saksi dan pejabat mengatakan bahwa pasukan Rusia membunuh hampir 300 warga sipil saat mereka mundur dari kota dekat Kyiv.

"Saya sangat terkejut dengan gambar warga sipil yang membunuh Fantin Bucha, Ukraina," kata Guterres, bergabung dengan pejabat Barat dalam mengungkapkan kemarahan.

"Sangat penting bahwa penyelidikan independen mengarah pada akuntabilitas yang efektif," katanya.

Kementerian Pertahanan Rusia membantah bahwa pasukan Rusia membunuh warga sipil di Bucha, dengan mengatakan bahwa video dan foto mayat adalah provokasi lain oleh pemerintah Ukraina.

TAGS : Sekjen PBB Antonio Guterres Warga Sipil Tewas Kota Buch




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :