Rabu, 11/03/2026 16:25 WIB

Kepala BKKBN: Mengatur Jarak kehamilan Menentukan Kualitas Bayi





Mengatur jarak (spacing) kehamilan sangat menentukan kualitas bayi yang dilahirkan baik sekarang maupun yang akan datang.

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo pada acara Forum Nasional Stunting 2021, Selasa 14 Desember 2021. (Foto: Supianto/screenshot)

JAKARTA, Jurnas.com - Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo mengajak para calon pengantin (Catin) dan pasangan suami istri menyadari pentingnya KB pascapersalinan.

"KB pascapersalinan sangatlah perlu dilakukan, sebaiknya para catin dan pasangan suami istri haruslah menyadari hal tersebut," kata Hasto di akun instagram pribadinya pada Minggu (27/3) malam.

Hasto mengatakan, mengatur jarak (spacing) kehamilan sangat menentukan kualitas bayi yang dilahirkan baik sekarang maupun yang akan datang.

Ia mencontohkan, saat jarak kelahiran terlalu dekat, misalnya sebelum dua tahun bisa terjadi kecemburuan luar biasa dari si kakak dan akan stres. Sementara, saat ibu hamil akan banyak keluhan, sehingga tidak bisa maksimal dalam merawat si kakak.

"Setelah adik lahir, si kakak juga bisa semakin cemburu dan stres. Sedangkan, perkembangan anak di 1.000 hari kehidupan pertama adalah hal yang sangat penting," tegas Hasto.

Menurut Hasto, sifat dasar manusia diciptakan di 1.000 hari kehidupan pertama tersebut. Apabila kemampuan dasar ini gagal diciptakan, maka tahun-tahun berikutnya akan sangat terpengaruh.

KEYWORD :

Jarak Kehamilan Hasto Wardoyo Kepala BKKBN KB Pascapersalinan




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :