Rabu, 06/07/2022 05:54 WIB

Sidak Gudang Bulog, Wapres Minta Distribusi Pangan Tak Terkendala

Ia meminta penegak hukum menindak spekulan yang menimbun komoditas, yang membuat kebutuhan masyarakat terganggu.

JAKARTA, Jurnas.com - Wakil Presiden (Wapres), Ma`ruf Amin melalukan inpeksi mendadak untuk meninjau stok beras di kompleks pergudangan modern Perum Bulog, Kepala Gading, Jakarta, Jumat (11/3).

"Saya kemari untuk memastikan ketersediaan dan kecukupan beras. Saya kemarin bertemu Kementerian Pertanian (Kementan) kita berharap ada kecukupan pangan baik beras mau non beras khususnya manghadapi Ramadan dan Idulfitri," kata Wapres Ma`ruf, yang didampingi Direktur Perum Bulog, Budi Waseso.

Wapres Ma`ruf juga meminta Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Badan Pangan Nasional (BPN) untuk memastikan kelancaran distribusi pangan selama Ramadan dan Idulfitri.

"Saya minta kelancaran distribusi jangan sampai jadi kendala. Kalau produksi cukup dan pasokan cukup tetapi distribusi tidak lancar ini juga menjadi masalah," kata Wakil Presiden ke-13 Republik Indonesia ini.

Ia juga meminta penegak hukum menindak spekulan penimbun komoditas, yang membuat kebutuhan masyarakat terganggu. "Ini harus ditindak tegas, kalau tidak nanti akan berpengaruh dan kelangkaan," tegasnya.

Sementara itu, Buwas menyampaikan, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Perum Bulog hingga saat ini lebih dari 800 ton dan akan kembali menyerap produksi petani dalam waktu dekat, yang ditargetka 1,2 juta ton.

"Kita sudah ada modern rice milling plant (RMP) kita yang sudah siap digunakan dan itu sudah mulai kita pakai di seluruh wilayah. Nanti petani yang akan panen tidak perlu menjual dengan gabah kering giling cukup gabah kering panen itu sudah bisa dijual," ujarnya.

"Tanggung jawab Bulog dengan membangun infrastruktur pengeringan itu, sehingga jadi gabah kering giling. Bila belum digunakan (gabah) kita akan simpan di silo. Ada 10 tempat kita bangun dimana rata-rata masing bisa menampung 6 ribu ton gabah," sambungnya.

TAGS : Ma`ruf Amin Stok Beras Perum Bulog Budi Waseso




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :