Senin, 04/07/2022 00:27 WIB

Begini Cara Airlangga Memastikan Program Pemberdayaan UMKM Berjalan Baik

Sebagai motor penggerak perekonomian Indonesia, sektor UMKM diharapkan dapat terus berkembang dan mengambil peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto berbincang santai dan bersantap siang di salah satu warung soto khas setempat yakni Warung Soto Rumput sembari memastikan Kebijakan Pemberdayaan UMKM telah berjalan dengan Baik di Salatiga, Jawa Tengah Sabtu. (Junas/Humas Kemenko Perekonomian).

Jakarta, Jurnas.com - Sembari menyantap kuliner di Warung Soto Rumput, Salatiga, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, mendengarkan masukan dari para pelaku UMKM, terutama dalam menghadapi kondisi di masa pandemi, dan memastikan bahwa kebijakan pemberdayaan UMKM berjalan dengan baik.

“Saya memang penggemar kuliner seperti ini. Saya juga sangat senang dapat mengenal dan berbincang dengan pemiliknya, sehingga dengan pengalaman ini saya dapat mengetahui apakah program yang telah disiapkan Pemerintah berguna untuk membantu para pelaku UMKM,” katanya dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Selasa.

Saat berdialog dengan pemilik Warung Soto Rumput, Sugiono, yang berusia 36 tahun, Airlangga juga tak lupa memberikan tips dan motivasi agar Sugiono sebagai generasi muda dapat terus mengembangkan potensi dirinya dalam melakukan pengembangan usaha, sehingga ke depannya mampu lebih bersaing serta menjadi job creator yang melibatkan lebih banyak tenaga kerja.

“Sebagai motor penggerak perekonomian Indonesia, sektor UMKM diharapkan dapat terus berkembang dan mengambil peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya.

Guna mendukung pemberdayaan UMKM, khususnya bagi UMKM yang terdampak pandemi COVID-19, pemerintah telah menyiapkan berbagai program di antaranya ialah Program pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Dukungan UMKM. Pada tahun 2021, tercatat total realisasi PEN Dukungan UMKM tercatat mencapai Rp89,19 triliun dengan jumlah debitur sebanyak 34,59 juta UMKM.

Selanjutnya, pada tahun 2022 pemerintah kembali meningkatkan plafon Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi Rp373,17 triliun, serta memperpanjang tambahan subsidi bunga KUR 3 persen hingga akhir Juni 2022.

“Saya berharap banyak pelaku UMKM yang dapat memanfaatkan program yang telah disediakan pemerintah, khususnya bagi generasi muda yang baru memulai untuk berwirausaha. Semakin banyak UMKM yang lahir dan siap bersaing secara global, akan turut memperkuat perekonomian Indonesia di kancah internasional,” tutur Airlangga.

TAGS : Menko Perekonomian Airlangga Hartarto Kebijakan UMKM




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :