Kamis, 11/08/2022 17:49 WIB

UEA Cegat Rudal Houthi di Sela Kunjungan Presiden Israel

UEA adalah bagian dari koalisi pimpinan Arab Saudi yang memerangi Houthi yang bersekutu dengan Iran di Yaman dalam konflik tujuh tahun

Presiden Israel Isaac Herzog bertemu dengan Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohammed bin Zayed al-Nahyan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab pada 30 Januari 2022. (Foto: Mohamed Al Hammadi/Kementerian Kepresidenan/WAM/Handout via Reuters)

KAIRO, Jurnas.com - Uni Emirat Arab (UEA) mengatakan pada Senin telah mencegat rudal balistik yang ditembakkan Houthi Yaman ketika negara Teluk itu menjamu Presiden Israel, Isaac Herzog dalam kunjungan pertama.

"Rudal itu dicegat dan dihancurkan. Puing-puingnya jatuh di daerah yang tidak berpenghuni," kata Kementerian Pertahanan UEA tanpa menyebutkan apakah rudal itu menargetkan ibu kota UEA, Abu Dhabi atau Dubai, pusat bisnis dan pariwisata Timur Tengah, seperti dikutip dari Reuters.

Otoritas penerbangan sipil UEA mengatakan, lalu lintas udara di negara Teluk berjalan seperti biasa dan semua operasi penerbangan beroperasi secara normal meskipun ada serangan, kantor berita negara (WAM) melaporkan.

UEA adalah bagian dari koalisi pimpinan Arab Saudi yang memerangi Houthi yang bersekutu dengan Iran di Yaman dalam konflik tujuh tahun yang telah menewaskan puluhan ribu dan mendorong negara miskin itu ke ambang kelaparan.

Juru bicara militer Houthi mengatakan pada Minggu malam di Twitter bahwa kelompok itu akan mengungkapkan dalam beberapa jam rincian operasi militer baru jauh di dalam UEA. Ia tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Houthi melancarkan serangan mematikan di Abu Dhabi pada 17 Januari dan serangan rudal kedua yang digagalkan pada Senin, setelah milisi Yaman yang didukung UEA melakukan intervensi di sepanjang garis depan di mana Houthi telah membuat terobosan tahun lalu.

Kementerian pertahanan UEA mengatakan pesawat tempur koalisi telah menghancurkan peluncur rudal yang berlokasi di Yaman.

Pekan lalu, jaksa penuntut umum negara Teluk mengatakan telah memanggil beberapa orang karena berbagi video yang menunjukkan sistem pertahanan mencegat serangan rudal sebelumnya oleh Houthi. Tidak ada posting media sosial tentang intersepsi ini.

Serangan Senin terjadi ketika Herzog membahas keamanan dan hubungan bilateral dengan penguasa de facto UEA, Pangeran Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan, di Abu Dhabi.

Herzog menghabiskan malam di Abu Dhabi, kata seorang pejabat Israel kepada Reuters. Dia akan melanjutkan kunjungannya ke UEA meskipun ada serangan Houthi, kata kantornya.

UEA, bersama dengan Bahrain, menandatangani perjanjian normalisasi yang ditengahi AS dengan Israel, yang dijuluki "Kesepakatan Abraham", pada tahun 2020.

UEA telah mengurangi secara signifikan kehadiran militernya di Yaman sejak 2019, tetapi masih memegang kekuasaan melalui pasukan lokal besar yang telah dibangun dan dipersenjatai.

Perang di Yaman telah meningkat secara dramatis selama beberapa bulan terakhir dengan koalisi mengintensifkan serangan udara di kota-kota Yaman, dan Houthi meningkatkan serangan lintas perbatasan.

TAGS : Uni Emirat Arab Rudal Houthi Presiden Israel Isaac Herzog




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :