Kamis, 19/05/2022 11:45 WIB

AS Ancam Tutup Proyek Pipa Gas Rusia-Jerman

Amerika Serikat (AS) mengancam akan menghentikan pembukaan pipa utama, yang berfungsi menghubungkan gas Rusia dengan Eropa Barat, apabila Moskow menginvasi Ukraina.

Sebuah tanda jalan mengarahkan lalu lintas menuju pintu masuk fasilitas pendaratan jalur gas Nord Stream 2 di Lubmin, Jerman timur laut, pada tahun 2020. (Foto: AFP/Odd Andersen)

Washington, Jurnas.com - Amerika Serikat (AS) mengancam akan menghentikan pembukaan pipa utama, yang berfungsi menghubungkan gas Rusia dengan Eropa Barat, apabila Moskow menginvasi Ukraina.

Nord Stream 2 akan mengalir dari Rusia ke Jerman. Dan pada Kamis (27/1), pejabat di Berlin mengatakan proyek tersebut terancam menghadapi sanksi jika Rusia menyerang. Namun Rusia membantah sedang merencanakan serangan.

Tetapi penumpukan puluhan ribu tentara Rusia di perbatasan Ukraina dalam beberapa pekan terakhir, memicu ketegangan dan meningkatkan kekhawatiran akan invasi.

"Saya ingin memperjelas. Jika Rusia menginvasi Ukraina dengan satu atau lain cara, Nord Stream 2 tidak akan bergerak maju," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price dikutip dari BBC.

Tapi, dia "tidak akan membahas secara spesifik" tentang bagaimana hal itu akan dihentikan, dan masih ada pertanyaan apakah AS akan memiliki kekuatan untuk membatalkan proyek tersebut.

"Kami akan bekerja dengan Jerman untuk memastikan itu tidak bergerak maju," kata Price.

Sementara AS bersikeras bahwa mereka akan menghentikan pembukaan pipa sepenuhnya, Jerman hanya mengatakan tidak akan mengesampingkan sanksi terhadap proyek tersebut.

Menteri Luar Negeri Jerman, Annalena Baerbock, mengungkapkan kepada parlemen bahwa sekutu Barat sedang "mengerjakan paket sanksi yang kuat" yang mencakup aspek-aspek "termasuk Nord Stream 2".

Namun dia menambahkan bahwa dia lebih memilih untuk "melanjutkan dialog" dengan Moskow.

Komentarnya muncul setelah duta besar Jerman untuk AS Emily Haber mentweet bahwa "tidak ada yang akan keluar dari meja, termasuk Nord Stream 2" jika Rusia melanggar "kedaulatan Ukraina".

TAGS : Pipa Gas Nord Stream 2 Rusia Amerika Serikat Jerman




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :