Kamis, 19/05/2022 11:36 WIB

Aturan COVID-19 Diperketat, PM Selandia Baru Jacinda Arden Batal Nikah

Selandia Baru akan memberlakukan aturan menggunakan masker dan membatasi berkumpul mulai tengah malam pada Minggu (23/1), setelah ditemukan klaster baru varian Omicron. Setidaknya, ada sembilan kasus positif yang terdeteksi.

Perdana Menteri Jacinda Adern berbicara kepada media di Parlemen ketika Selandia Baru Mempertimbangkan Reformasi Hukum Gun di Wellington, Selandia Baru, pada 19 Maret 2019. / Foto VCG

SYDNEY, Jurnas.com - Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Arden telah membatalkan pernikahannya setelah pemerintah memberlakukan pembatasan baru untuk memperlambat penyebaran varian Omicron COVID-19.

"Pernikahan saya tidak akan berlangsung," katanya kepada wartawan, menambahkan bahwa ia menyesal atas siapa pun yang terjebak dalam skenario serupa.

Dikutip dari Reuters, Selandia Baru akan memberlakukan aturan menggunakan masker dan membatasi berkumpul mulai tengah malam pada Minggu (23/1), setelah ditemukan klaster baru varian Omicron. Setidaknya, ada sembilan kasus positif yang terdeteksi.

Klaster tersebut, berasal dari sebuah keluarga yang melakukan perjalanan menggunakan pesawat dari ibu kota Pulau Utara Auckland, ke wilayah Selatan yang dihadiri oleh 100 orang tamu undangan.

Disebutkan bahwa keluarga dan seorang pramugari dinyatakan positif.

"Selandia Baru akan pindah ke pengaturan merah di bawah kerangka perlindungan COVID-19, dengan lebih banyak memakai masker, dan batas 100 pelanggan di dalam ruangan dalam pengaturan perhotelan dan acara seperti pernikahan, atau 25 orang jika tempat tidak menggunakan izin vaksin," kata Arden.

Ditanya oleh wartawan bagaimana perasaannya tentang pembatalan pernikahannya, Ardern menjawab: "Begitulah hidup."

"Saya tidak berbeda dengan ribuan warga Selandia Baru lainnya yang memiliki dampak yang jauh lebih dahsyat yang dirasakan saat pandemi. Yang paling menyedihkan adalah ketidakmampuan untuk bersama orang yang dicintai, saat mereka sakit. Itu akan jauh, jauh melebihi apa yang saya alami," tutur Ardern.

TAGS : Selandia Baru Jacinda Arden Klaster COVID-19 Varian Omicron




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :