Rabu, 17/04/2024 18:38 WIB

TKA China

Selundupkan Benih Berbakteri, Aktifitas TKA China Dipantau

Hasil uji lab Balai Besar Uji Standar Karantina Pertanian, benih selundupan TKA China mengandung bakteri.

Politikus PDIP, Masinton Pasaribu

Jakarta - Anggota Komisi III DPR Fraksi PDIP Masinton Pasaribu geram dengan kasus penyelundupan bibit tanaman sayur berbakteri yang dilakukan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China. Ia menekan pihak imigrasi lebih meningkatkan pengawasan terhadap lalu lalang masuknya TKA asing.

"Imigrasi harus melakukan pengawasan yang lebih ketat. Kegiatannya harus dipantau," ujar Masinton di wawancara di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (9/12/2016).

Masinton berjanji akan meningkatkan pengawasan terhadap kinerja imigrasi Indonesia dalam memantau TKA China, agar masyarakat tak diliputi kekhawatiran atas kelakuan TKA China.

Hanya saja Masinton menganggap Komisi III DPR belum perlu memanggil pihak imigrasi untuk menjelaskan kasus ini. Sejauh ini DPR masih mengumpulkan data dan informasi atas kabar penyelundupan bibit tanaman sayur yang dilakukan TKA China.

Sebelumnya, Pusat Karantina Tumbuhan dan Keamanan Hayati Nabati Artajo Dikin melakukan pemusnahan benih sejumlah tanaman sayuran beracun yang disita dari TKA asal China. Benih itu berupa dua kilogram benih cabai, satu kilogram benih bawang daun, 5.000 batang tanaman cabai dan satu kilogram sawi hijau.

Artajo menilai lolosnya penyelundupan bibit sayur oleh TKA China itu merupakan bentuk kecolongan pihak Imigrasi. "Ini imigrasi kebobolan. Seharusnya kalu sudah lewat masanya, kok belum balik. Ya dicari-cari dong," ungkapnya.

Balai Besar Uji Standart Karantina Pertanian telah melakukan uji laboratorium terhadap sejumlah bibit sayuran selundupan yang dibawa TKA China itu. Uji laboratorium tersebut dilakukan pada tanggal 24 November lalu. Hasilnya, benih tanaman tersebut mengandung bakteri Erwinia Chrysantemi Organism Pengganggu Tanaman Karantina (OPTK) A1 golongan 1.

KEYWORD :

TKA China Selundupkan Benih Berbakteri




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :