Rabu, 19/01/2022 04:56 WIB

Temui Penerima BSU di Yogyakarta, Menaker Ida: Mudah-mudahan Tak Ada Covid

Direktur Dowa Bag and Factory, Nina Widaryatun, menjelaskan bahwa pandemi COVID-19 dan kebijakan PPKM sangat berdampak terhadap perusahaannya. Bahkan omzet perusahannya sempat turun hingga 90%.

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah berdialog dengan Fitri, pekerja Dowa Bag and Factory di Godean, Sleman, DIY. (Foto: Biro Humas Kemnaker)

Yogyakarta, Jurnas.com - Dalam kunjungan kerjanya ke DIY, Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, menemui beberapa pekerja/buruh penerima bantuan pemerintah berupa subsidi gaji/upah (BSU) tahun 2021 di DIY, Sabtu (15/1/2022). Salah satu pekerja yang ditemui Menaker adalah Fitri, pekerja Dowa Bag and Factory di Godean, Sleman, DIY.

"Mbak Fitri ini adalah penerima program subsidi gaji/upah dari pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan," kata Menaker menjelaskan sosok Fitri.

Menaker pun bertanya terkait penyaluran BSU tahun 2020 kepada Fitri. "Alhamdulillah mendapat Rp1.200.000 sebanyak dua kali," kata Fitri.

Menaker kembali bertanya terkait penyaluran BSU tahun 2021. "Alhamdulillah dapat juga, Rp1 juta," jawab Fitri.

"Jadi ini sudah diterima tanpa ada yang kurang. Mudah-mudahan tidak ada COVID, sehingga tidak perlu ngasih bantuan lagi," ujar Menaker.

Direktur Dowa Bag and Factory, Nina Widaryatun, menjelaskan bahwa pandemi COVID-19 dan kebijakan PPKM sangat berdampak terhadap perusahaannya. Bahkan omzet perusahannya sempat turun hingga 90%.

Nina pun bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah yang telah mengeluarkan BSU di tahun 2020 dan 2021 sebagai mitigasi dampak pandemi.

"Alhamdulillah itu sangat-sangat membantu sekali karena saat itu perusahaan tidak dapat membayar THR secara penuh. Pada waktu lebaran kami cicil THR-nya, nah BSU ini sangat membantu sekali, sangat berarti sekali sebagai pengganti THR yang belum lunas tadi," ujarnya.

TAGS : Kinerja Menteri Tenaga Kerja Menaker Ida BSU Dowa Bag THR




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :