Selasa, 09/08/2022 02:32 WIB

Mendes PDTT Siapkan Platform Digital Billingual untuk Promosikan Desa Wisata

Aplikasi ini tujuannya untuk mendampingi dan membantu desa dalam mengemas dan memasarkan paket-paket wisatanya.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar (kalung bunga) meresmikan bantuan sarana dan prasarana bantuan Kemendesa PDTT tahun anggaran 2021 di Kab Magetan Prov. Jawa Timur, Sabtu (18/12/2021). Foto: Humas/katakini.com

MAGETAN, Jurnas.com – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar tengah menyiapkan platform digital secara Billingual untuk mempromosikan Desa Wisata. Dengan demikian calon wisatawan dalam negeri maupun mancanegara dapat mereview dengan detail potensi desa wisata di Indonesia.

"Ini menggunakan dua bahasa, bahasa Indonesia dan Inggris, karena desa wisata di Indonesia sudah menjadi perhatian para touris asing para traveller asing yang kemudian kita respon dengan informasi yang lengkap dan akurat," tegasnya saat acara Penyaluran bantuan Sarana dan Prasarana Pendukung Pengembangan Objek Wisata Desa di Desa Genilangit, Magetan, Sabtu (18/12/2021).

Gus Halim -sapaan akrab Abdul Halim Iskandar- mengakui, pandemi Covid-19 sangat berdampak buruk terhadap seluruh aktivitas pariwisata, terutama di pedesaan. Hal ini terbukti dengan menurunnya pendapatan sektor pariwisata secara menyeluruh. Dengan kondisi ini, Gus Halim mengajak masyarakat dan semua pihak untuk berpikir positif dengan bekerja keras mengembangkan potensi wisata di desanya.

“Mari berpikir positif di tengah masa sulit ini, aplikasi ini tujuannya untuk mendampingi dan membantu desa dalam mengemas dan memasarkan paket-paket wisatanya,” tambahnya.

Gus Halim menegaskan kawasan pedesaan rata-rata mempunyai beragam karakteristik khusus. Menurutnya, karakteristik khusus tersebut merupakan potensi yang layak menjadi daerah tujuan wisata. Desa wisata pada umumnya juga mempunyai atraksi wisata yang akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Lanjutnya dengan aplikasi desa wisata ini, diharapkan mampu memperkenalkan potensi-potensi tersebut sehingga memberikan manfaat lebih bagi desa di bidang ekonomi.

“Tiap desa pasti punya potensi wisata. Dan saat ini, telah banyak desa wisata yang mulai berkembang dengan beragam atraksi. Namun dalam hal promosinya, sebagian besar masih menggunakan metode media cetak berupa brosur bahkan dari mulut ke mulut, dengan platform digital ini akan sangat membantu,” tambahnya.

Gus Halim juga menjelaskan aplikasi atau platform digital tersebut akan memuat informasi tentang desa-desa wisata di Indonesia. Diantaranya informasi singkat profil desa wisata dan sarana penunjang yang ada seperti fasilitas penginapan, kuliner unggulan, hingga potensi wisata budaya. Aplikasi desa wisata ini juga bisa menjadi media transaksi produk desa wisata, baik berupa jasa ataupun barang.

"Dengan demikian, melalui aplikasi desa wisata tersebut akan mudah bagi calon pengunjung dalam memilih tujuan liburannya," tuturnya.

Sekedar informasi, Gus Halim menyalurkan bantuan Sarana dan Prasarana Pendukung Pengembangan Objek Wisata Desa di Desa Genilangit, Magetan. Usai memeberikan bantuan secara simbolis, Gus Halim didampingi Dirjen Pembangunan Desa dan Pedesaan (PDP) Sugito; staf khusus Menteri, Ahmad Iman Sukri menikmati keindahan desa wisata Genilangit yang menyajikan keindahan alam.

TAGS : Mendes PDTT Platform Digital Desa Wisata




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :