Senin, 04/07/2022 01:03 WIB

Bupati Mempawah Canangkan Dapur Sehat Atasi Stunting di Kampung KB

Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara BKKBN dan PT Pelindo melalui program CSR (Corporate Social Responsibility) dengan memberikan bantuan kepada lima desa.

Sementara itu, Plt Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN, Dwi Listyawardani pada pencanangan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) di Kampung Keluarga Berkualitas (KB) Desa Bukit Batu, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Selasa (7/12)

MEMPAWAH, Jurnas.com - Bupati Mempawah, Hj. Erlina, mencanangkan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) di Kampung Keluarga Berkualitas (KB) Desa Bukit Batu, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah.

Pencanangan DASHAT di Kampung Keluarga Berkualitas Desa Bukit Batu merupakan yang pertama dilakukan di Provinsi Kalimantan Barat.

"Saya minta ini bisa terlaksana juga di 18 Kampung Keluarga Berkualitas yang sudah ada di Mempawah," kata Erlina dalam sambutannya, Selasa (7/12).

Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara BKKBN dan PT Pelindo melalui program CSR (Corporate Social Responsibility) dengan memberikan bantuan kepada lima desa.

"Kami harapkan dukungan bantuan bukan hanya untuk 5 desa saja, tetapi juga untuk desa desa sekeliling nya," harap Erlina.

Sementara itu, Plt Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN, Dwi Listyawardani, menjelaskan, DASHAT bukan hanya program berupa kegiatan sosial yang memberikan charity, tapi kegiatan mandiri ekonomis kreatif.

"Jadi selain disitu terdapat proses edukasi tentang gizi termasuk juga mengenai stunting serta sekaligus pemberdayaan ekonomi," jelas Dani.

Dani mengatakan, untuk mendukung keberlanjutan pengelolaan DASHAT di kampung KB ini diharapkan dapat dilakukan dalam wadah Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA).

Terkait percepatan penurunan stunting di Kabupaten Mempawah telah dibentuk 232 Tim Pendamping Keluarga (TPK). TPK yang diinisiasikan BKKBN diharapkan dapat melaksanakan pendampingan meliputi penyuluhan, fasilitasi, pelayanan rujukan dan fasilitasi penerimaan program bantuan sosial.

Penerimaan program bantuan sosial untuk calon pengantin, calon pasangan usia subur, ibu hamil, ibu pasca persalinan, anak umur 0 - 59 bulan serta melakukan survei ke keluarga berisiko stunting untuk mendeteksi dini faktor stunting.

"Saya harapkan juga TPK ini melakukan pendampingan pada calon pengantin dan melakukan penelusuran pada bayi yang berpotensi Stunting supaya di tangani bersama sama. Tidak akan berdiri satu rumah yang megah tanpa didasari pondasi yang kuat," tegas Erlina.

Sementara itu Deputi General Manager Keuangan dan SDM, PT Pelindo (Persero) Regional Cabang Pontianak, Yuli Wahyu Wibowo mengungkapkan, PT Pelindo berkomitmen untuk membantu masyarakat yang terdampak operasional terminal kijing.

"Pada dasarnya kami bukan hanya membantu dalam satu hal misalnya seperti stunting tapi juga dalam bentuk lain seperti bantuan sembako," ujar dia.

PT Pelindo memberikan bantuan berupa Susu Ibu Hamil, susu ibu menyusui, Vitamin anak, obat obatan dan perlengkapan masak.

"Kami komitmen bersama pemerintah Kabupaten Mempawah, BKKBN dan juga masyarakat sekitar nya untuk bisa bersama-sama mengatasi stunting,” tambah Wahyu.

TAGS : Dapur Sehat Atasi Stunting Kampung KB BKKBN




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :