Jum'at, 28/01/2022 23:36 WIB

Kemdikbudristek Beri Apresiasi Guru dan Siswa Pegiat TIK

Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi, Muhamad Hasan Chabibie, mangatakan Program KIHAJAR terbuka bagi seluruh peserta didik, guru, mahasiswa, dan umum di seluruh Indonesia yang peduli pendidikan.

Kepala Pusdatin Kemdikbud Hasan Chabibie (Foto: Muti/Jurnas.com)

Jakarta, Jurnas.com - Pusat Data dan Informasi (Pusdatin), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) menggelar Malam Anugerah KIHAJAR 2021 secara hibrida, pada Kamis (25/11) di Jakarta.

Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi, Muhamad Hasan Chabibie, mangatakan Program KIHAJAR terbuka bagi seluruh peserta didik, guru, mahasiswa, dan umum di seluruh Indonesia yang peduli pendidikan.

"Semoga ikhtiar ini mampu menjadi penjaga nyala api belajar dan menumbuhkan inovasi dan kreativitas pendidikan," ucap Hasan secara daring pada Taklimat Media secara virtual di Jakarta, pada Jumat (26/11).

Dijelaskan Hasan, tantangan pembelajaran ke depan akan semakin besar. Karena itu pendayagunaan teknologi informasi di dunia pendidikan diharapkan bisa makin optimal, seiring pembelajaran hibrida antara tatap muka terbatas dan jarak jauh akan berjalan.

"KIHAJAR adalah wadah eksplorasi digital bagi siswa seluruh jenjang lewat pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) untuk meningkatkan kemampuan literasi, numerasi, pendayagunaan TIK, dan pendidikan karakter," kata Hasan.

"KIHAJAR hadir untuk memberi ruang kemerdekaan bagi siswa dan guru dalam proses belajar agar lebih menyenangkan dan maksimal," sambung dia.

Menurut Hasan, aktivitas ini senapas dengan semangat Mendikbudristek, di mana guru belajar hal baru tentang teknologi dan dapat memeroleh akses dan pelatihan yang praktis dan relevan menjawab kebutuhan pembelajaran abad 21.

"Ini bagian ikhtiar kita menjaga nyala api pembelajaran dengan menghadirkan konten digital yang bisa diakses guru-guru kita," tutur Hasan.

Sekretaris Jenderal Kemdibudristek, Suharti, mengucapkan selamat kepada para pemenang dan memberikan apresiasi kepada Duta Rumah Belajar tahun 2021 serta jawara Belajar.ID yang telah memanfaatkan akun pembelajaran.

"Saya harap, upaya terbaik yang diberikan para pemenang bisa berdampak besar pada pendidikan Indonesia dan masa depan bangsa," ucap Suharti.

Senada dengan itu, Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Dirjen Pauddikdasmen) Jumeri, mengaku bangga pada para guru, karena keberhasilan pendidikan di Indonesia hanya dan hanya jika para gurunya terus berdedikasi menyalakan semangat belajar siswa.

"Agar dapat menjawab tantangan di masa depan, guru diharapkan bisa mengedepankan karakter pelajar pancasila. Saya mengapresiasi antusiasme semua pihak dalam mengimplementasikan TIK dalam pembelajaran, ini mencerminkan semangat merdeka belajar yang sejati," terang Jumeri.

Lomba KIHAJAR STEM 2021 merupakan wadah eksplorasi peserta didik di satuan pendidikan SD, SMP, SMA, dan SMK/sederajat dan Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, penyelesaian masalah atau proyek berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, Math) dengan memanfaatkan TIK.

KIHAJAR STEM 2021 telah berlangsung berhasil diikuti 10.038 tim. Sebanyak 7.530 tim lolos pada tahap dasar, dan kemudian 1.889 lolos pada tahap menengah. Akhirnya, sebanyak 388 tim lolos mengikuti tahap final.

Terdapat 20 pemenang KIHAJAR STEM dengan masing-masing lima pemenang per jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK. Juara Umum SD diraih SD Unggulan Al-Ya`Lu Jawa Timur, Juara Umum SMP diraih SMP Labschool Kebayoran DKI Jakarta, Juara Umum SMA diraih SMAN 2 Bandar Lampung, dan Juara Umum SMK diraih SMKN 26 Jakarta.

TAGS : Program KIHAJAR Hasan Chabibie Kemdikbudristek Pegiat TIK




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :