Sabtu, 21/05/2022 22:28 WIB

Jangan Sampai Nyesal, Ini Loh Dampak Buruk Anak Stunting

salah satu tantangan dalam menurunkan stunting adalah menyamakan pola pikir masyarakat mengenai gizi seimbang.

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo . (Foto: Supiatno: Jurnas.com)

JAKARTA, Jurnas.com - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional(BKKBN) masih menghadapi tantangan dalam menurunkan angka stunting menjadi 14 persen di tahun 2024.

Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo mengatakan, salah satu tantangan dalam menurunkan stunting adalah menyamakan pola pikir masyarakat mengenai gizi seimbang.

"Jadi orang-orang itu pola berpikirnya terkait gizi seimbang belum sama. Mindset itu yang pelu kita buka. Kalau sudah terbuka insyaallah perilakunya akan berubah, dan pola makannya juga akan berubah," kata Hasto.

Menurut Hasto, umumnya masyarakat mempunyai kemampuan secara finansial untuk mengakses gizi seimbang. Hanya saja mereka masih menomorsatukan hal-hal yang sifatnya tidak urgen.

"Mencari bahan pangan yang bergizi tidak mahal yang tidak perlu jauh-jauh karena semua desa kita berpotensi menghasilkan pangan lokal. Hanya saja pengetahuan tentang pengelolaan gizi masih sangat terbatas," ujarnya.

Hasto mencatat ada tiga dampak buruk yang akan dialami anak stunting. Pertama, memiliki postur tubuh yang lebih pendek. Pendek belum tentu stunting. Namum, stunting sudah pasti pendek.

"Jadi, orang pendek itu repot, mau masuk Akabri nggak bisa, TNI Polri nggak bisa, pramugari nggak bisa, mau punya pacar agak tinggi agak repot," kata Hasto.

Dampak kedua, lanjut Hasto, kemampuan intelektualnya di bawah rata-rata. Anak-anak yang kemampuannya di bawah rata-rata akan sulit bersaing di dunia akademik sehingga jadilah sumber daya manusia (SDM), yang tidak kompetitif.

Dampak terakhir akibat stuting, yakni mudah terserang segala macam penyakit. Di antaranya stroke, tekanan darah tinggi, jantungan, dan mudah diabetes.

"Orang stunting itu pendek kalau sudah tua banyak makan akhirnya perutnya besar. Orang stunting kalau gemuk pasti gemuk tengah yang identik dengan orang mudah terkena darah tinggi, stroke, jantungan, dan mudah diabetes," kata Hasto.

TAGS : Dampak Buruk Anak Stunting BKKBN Hasto Wardoyo




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :