Minggu, 05/12/2021 14:37 WIB

Arab Saudi Target Capai Emisi Nol Bersih pada 2060

Kerajaan juga akan bergabung dengan Ikrar Metana Global untuk berkontribusi dalam mengurangi emisi metana global sebesar 30 persen pada tahun 2030, sebagai bagian dari komitmennya untuk memberikan masa depan yang lebih bersih dan lebih hijau.

Ilustrasi. Foto oleh EPA-EFE / RYAN TONG

RIYADH, Jurnas.com - Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman mengatakan Kerajaan bertujuan untuk mencapai emisi nol bersih pada tahun 2060. Hal itu disampaikan dalam pidatonya di forum Saudi Green Initiative di Riyadh pada Sabtu.

Putra Mahkota mengatakan, Arab Saudi bertujuan untuk mengurangi emisi karbonnya sebesar 278 juta ton per tahun pada tahun 2030, dengan penerapan Ekonomi Sirkular Karbon – berdasarkan nol limbah – akan membantu mencapai target tersebut.

Kerajaan juga akan bergabung dengan Ikrar Metana Global untuk berkontribusi dalam mengurangi emisi metana global sebesar 30 persen pada tahun 2030, sebagai bagian dari komitmennya untuk memberikan masa depan yang lebih bersih dan lebih hijau.

Putra Mahkota mengatakan Kerajaan akan menanam 450 juta pohon dan merehabilitasi 8 juta hektare lahan terdegradasi pada tahun 2030, mengurangi 200 juta ton emisi karbon dengan inisiatif tambahan yang akan diumumkan di tahun-tahun mendatang.

Untuk lebih memperkuat perlindungannya terhadap lingkungan darat, laut, dan pesisir, Putra Mahkota mengumumkan bahwa Arab Saudi bergabung dengan Global Ocean Alliance, mendirikan Ocean Exploration Foundation dan mengumumkan sejumlah inisiatif, termasuk Pusat Global untuk Keberlanjutan Pariwisata.

Dia menambahkan bahwa rangkaian inisiatif pertama ini mewakili lebih dari 700 miliar riyal Saudi yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi hijau.

"Inisiatif Hijau Saudi akan memberikan peluang investasi besar untuk sektor swasta, peluang kerja berkualitas untuk generasi pemimpin berikutnya di Kerajaan dan meningkatkan hubungan internasional yang akan berdampak positif pada kawasan dan dunia," kata Putra Mahkota. (Arab News)

TAGS : Arab Saudi Mohammed bin Salman




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :