Minggu, 05/12/2021 14:52 WIB

Ketua Komisi X DPR Wanti-wanti Menpora Soal LADI: Ada Indikasi Meremehkan

Poinnya LADI ada indikasi meremehkan. Saya dapat informasi formal notice itu tanggal 25 September, silakan dicek, jadi ada keterlambatan respon.

Ketua Komisi X DPR RI dari Fraksi PKB, Syaiful Huda. (Foto: Parlementaria)

Jakarta, Jurnas.com - Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Hadi menyambut baik respon cepat Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainuddin Amali membentuk tim Tim Akselerasi dan Investigasi yang dipimpin Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari. 

"Kita memberikan kepercayaan kepada Pak Menpora untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan, dan itu sudah sesuai dengan amanat UU SKN Pasal 85 tentang doping dan khususnya ayat 3 secara tegas bahwa pengawasan doping dilakukan oleh pemerintah," kata Syaiful dalam talk show bersama Menpora Amali di salah satu tv swasta nasional, tadi malam.

 Tim Akselerasi tersebut nantinya akan bekerja  mempercepat penanganan sanksi yang diberikan Lembaga Anti Doping Dunia (WADA) terhadap Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI).

Syaiful Huda berharap tim tersebut nantinya bisa bekerja secara cepat dan maksimal agar bendera Indonesia dapat kembali berkibar di even-even dunia.

"Pemerintah berhak dan inisiatif pembentukan tim sudah pada tempatnya, yang poinnya tim yang dibentuk harus kerja maksimal karena tidak hanya masalah berkibarnya bendera tetapi efeknya juga tidak bisa menyelenggarakan even internasional," tegasnya.

Kendati begitu, politisi PKB ini tetap mewanti-wanti Menpora Amali soal kelalaian LADI dalam merespon surat peringatan yang diberikan oleh WADA. Apalagi teguran tersebut sudah disampaikan pada 25 September silam.

"Poinnya LADI ada indikasi meremehkan. Saya dapat informasi formal notice itu tanggal 25 September, silakan dicek, jadi ada keterlambatan respon," tegas Syaiful Hadi.

Merespon hal itu, Menpora Amali menceritakan bahwa pihaknya mendapatkan laporan kedua tentang surat WADA tanggal 7 Oktober. Karena LADI adalah lembaga independen maka atas surat yang pertama LADI tidak ada masalah langsung berhubungan dengan WADA.

"Benar bahwa surat tanggal 7 Oktober yang dilaporkan kepada saya adalah yang kedua, dan sudah kita respon ternyata tidak hanya masalah TDP tetapi ada pending matters lain yang berhubungan dengan kepengurusan sebelumnya," kata Menpora Amali.

"LADI yang sekarang ini baru 3 bulan, ada transisi dan komunikasi yang tidak cepat antara pengurus lama ke yang baru ini. Kita serius, tim akan bekerja cepat dan menyelesaikan persoalan-persoalan ini secepat-cepatnya. Apa yang menjadi rekomendasi tim ini akan kita jalankan," sambungnya.

TAGS : Warta DPR Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda Lembaga Anti Doping Menpora LADI PKB




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :