Senin, 29/11/2021 00:06 WIB

Holding PTPN Beri Subsidi Bibit Tebu Unggul ke Petani Kediri

Pemberian bibit tebu unggul merupakan salah satu program untuk meningkatkan produktivitas lahan sekaligus upaya untuk menurunkan Harga Pokok Produksi (HPP) yang berujung pada peningkatan kesejahteraan petani tebu.

Direktur Pengembangan dan Produksi Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Mahmudi menyerahkan secara simbolis bantuan subsidi bibit tebu unggul kepada petani di Kediri, Jawa Timur. Foto: holdingptpn/jurnas.com

JAKARTA, Jurnas.com – Ketahanan gula nasional kini menjadi salah satu fokus utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero). Untuk mewujudkan hal tersebut, Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melakukan peningkatan perbaikan kinerja operasional di seluruh PTPN Gula.

Perbaikan kinerja operasional salah satunya dengan pemberian subsidi bibit tebu unggul kepada petani tebu.

Menteri BUMN Erick Thohir pada saat menyerahkan bantuan CSR berupa bibit dan alat produksi kepada petani tebu di PTPN XII pada 18 Septemberi 2021 lalu, mengatakan akan menargetkan Indonesia menjadi negara dengan kekuatan industri gula yang solid.

"Untuk menuju swasembada gula konsumsi, maka diperlukan kolaborasi dengan petani rakyat dan instansi lain,“  kata Erick melalui keterangan tertulis yang diterima jurnas.com di Jakarta, Senin (18/10/2021).

Erick Thohir juga meminta keterlibatan petani tebu rakyat untuk keberlangsungan peningkatan produksi komoditi tebu guna meningkatkan ekspor gula dan mengurangi impor agar tercapai swasembada.

Pemberian subsidi bibit tebu ini dilakukan secara simbolis oleh Direktur Pengembangan dan Produksi Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Mahmudi didampingi Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana dan Direktur PTPN X Tuhu Bangun, kepada petani binaan Pabrik Gula (PG) Ngadiredjo, salah satu PG milik PTPN X.

Di PTPN X, Holding PTPN memberikan bantuan bibit unggul untuk luasan lahan 496 Ha kepada 386 petani tebu binaan.

Pemberian bibit tebu unggul merupakan salah satu program untuk meningkatkan produktivitas lahan sekaligus upaya untuk menurunkan Harga Pokok Produksi (HPP) yang berujung pada peningkatan kesejahteraan petani tebu.

Subsidi bibit ini akan meningkatkan potensi produksi hablur per hektar. Hal tersebut tentunya diimbangi dengan pengawalan teknis budidaya tebu secara ketat dan kontinyu.

“Pemberian subsidi bibit tebu unggul ke petani tebu rakyat di Indonesia sebagai upaya untuk bersama-sama memberikan kontribusi terbaik dalam pencapaian swasembada gula konsumsi nasional,” kata Mahmudi.

Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) memberikan bantuan bibit unggul kepada petani binaan PTPN gula miliknya, yaitu PTPN VII, PTPN IX, PTPN X, PTPN XI, dan PTPN XII.

Pada masa tanam 2020/2021 lalu, Holding PTPN memberikan bantuan bibit unggul untuk lahan seluas 1.307 Ha.

Sedangkan untuk masa tanam 2021/2022, total luas lahan yang mendapatkan bantuan bibit unggul ini adalah 1.563 Ha, dimana untuk tebu kategori PC sebesar 1.135 Ha dan untuk tebu kategori Bongkar Ratoon sebesar 428 Ha.

Angka ini meningkat 19,6% jika dibandingkan tahun lalu. Rencananya, pada masa tanam tahun 2022/2023, subsidi bibit unggul tebu diberikan untuk luasan lahan tebu sejumlah 4.167 Ha.

TAGS : Holding PTPN subsidi bibit tebu petani kediri




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :