Senin, 29/11/2021 01:40 WIB

AS Sumbang 17 Juta Dosis Vaksin J&J ke Uni Afrika

Biden mengatakan 17 juta dosis akan menjadi tambahan dari 50 juta yang telah disumbangkan Amerika Serikat ke Uni Afrika. Sumbangan dosis vaksin akan membantu pengadaan J&J regional Uni Afrika sendiri melalui African Vaccine Acquisition Trust.

Botol berlogo Johnson & Johnson yang ditampilkan dalam ilustrasi ini yang diambil 31 Oktober 2020. REUTERS/Dado Ruvic

Washington, Jurnas.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden berjanji kepada Presiden Kenya, Uhuru Kenyatta, untuk memberikan sumbangan lebih dari 17 juta dosis vaksin Johnson & Johnson ke Uni Afrika.

Pertemuan dengan Kenyatta di Gedung Putih menandai pertemuan pertama Biden sebagai presiden dengan seorang pemimpin Afrika. Kenya memegang jabatan presiden bergilir Dewan Keamanan PBB bulan ini. Amerika Serikat dan Kenya telah lama bekerja sama dalam inisiatif ekonomi dan keamanan termasuk kontraterorisme.

Biden mengatakan 17 juta dosis akan menjadi tambahan dari 50 juta yang telah disumbangkan Amerika Serikat ke Uni Afrika. Sumbangan dosis vaksin akan membantu pengadaan J&J regional Uni Afrika sendiri melalui African Vaccine Acquisition Trust.

Kenyatta mengatakan Amerika Serikat "telah melakukan yang terbaik untuk meningkatkan tidak hanya membantu Kenya, tetapi juga benua Afrika."

Uni Afrika, yang memiliki 55 negara anggota dan populasi gabungan lebih dari 1,3 miliar orang, menuduh produsen vaksin tidak memberikan akses yang adil kepada anggotanya. Dari 5,7 miliar dosis vaksin virus corona yang diberikan di seluruh dunia pada pertengahan September, hanya 2 persen yang berada di Afrika.

"17 juta dosis J&J tersedia untuk pengiriman segera dan akan dikirim ke Uni Afrika dalam beberapa minggu mendatang," kata Gedung Putih dikutip dari Reuters pada Jumat (15/10).

Negara-negara Afrika dan Organisasi Kesehatan Dunia telah mendesak pembuat obat selama berbulan-bulan, untuk mendirikan pabrik vaksin di benua itu untuk membantu mengamankan pasokan suntikan Covid-19 yang telah diambil oleh negara-negara kaya.

Minggu lalu, hanya sekitar 4,5 persen orang Afrika yang telah divaksinasi penuh terhadap Covid-19, menurut pejabat kesehatan masyarakat terkemuka di benua itu John Nkengasong.

TAGS : Vaksinasi Covid-19 Uni Afrika Amerika Serikat Vaksin J&J




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :