Minggu, 17/10/2021 04:08 WIB

Putin Sebut Ada Peluang Kerja Sama dengan AS

Presiden Rusia Vladimir Putin menilai ada potensi untuk bekerja sama dengan Amerika Serikat (AS) dalam sejumlah masalah, mulai dari pengendalian senjata hingga energi.

Vladimir Putin (Foto: Jurnas/VoA)

Moskow, Jurnas.com - Presiden Rusia Vladimir Putin menilai ada potensi untuk bekerja sama dengan Amerika Serikat (AS) dalam sejumlah masalah, mulai dari pengendalian senjata hingga energi. Dia mengklaim memiliki hubungan kerja yang solid dengan Presiden AS Joe Biden.

Berbicara pada konferensi energi yang dihadiri oleh eksekutif puncak Exxon Mobil dan perusahaan minyak lainnya, Putin sebagian besar diam tentang banyak perselisihan yang telah mendorong hubungan ke posisi terendah pasca-Perang Dingin, memilih untuk fokus pada potensi untuk memperbaiki hubungan.

Dia mengatakan Rusia siap untuk pembicaraan konstruktif tentang pengendalian senjata, dan kedua belah pihak juga memiliki "kepentingan bersama yang objektif" dalam memerangi terorisme dan pencucian uang, memerangi surga pajak dan menstabilkan pasar energi.

"Ini pasti akan mengarah pada satu atau lain cara untuk memperbaiki hubungan kita, dan lembaga politik AS akan berhenti berspekulasi tentang hubungan AS-Rusia yang merugikan kepentingannya sendiri dan perusahaannya," terang Putin dikutip dari Reuters pada Rabu (13/10).

Biden minggu ini mengirim seorang ahli top Rusia, Wakil Menteri Luar Negeri Victoria Nuland, ke Moskow untuk pembicaraan yang gagal membuat kemajuan signifikan berturut-turut mengenai ukuran dan fungsi kedutaan kedua negara di ibu kota masing-masing.

Nuland mengatakan bahwa dia telah melakukan pembicaraan yang produktif dengan pejabat Kremlin, dan bahwa Amerika Serikat berkomitmen untuk memiliki "hubungan yang stabil dan dapat diprediksi" dengan Rusia.

Hubungan sangat tegang karena sejumlah masalah lain, termasuk serangan siber yang diluncurkan dari Rusia terhadap bisnis AS dan pemenjaraan Alexei Navalny, lawan domestik paling menonjol Putin.

TAGS : Vladimir Putin Rusia Amerika Serikat Joe Biden




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :