Minggu, 17/10/2021 04:19 WIB

Pemerintah Bangun Rusun untuk Santri Senilai Rp2,5 Miliar

Menurut Khalawi, pembangunan Rusun juga diperuntukkan bagi para milenial seperti para santri agar bisa lebih bersemangat dalam menuntut ilmu agama.

Ilustrasi Rumah Susun (Rusun). (Foto: Jurnas/Doknet).

Jakarta, Jurnas.com - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sedang bangun rumah susun (Rusun) Pondok senilai Rp2,5 miliar.

Rusun Pesantren Hidayatul Uluum yang dibangun di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, ini ditargetkan selesai Desember 2021.

"Kami harap para santri yang sedang menuntut ilmu di Pondok Pesantren bisa belajar tinggal di hunian vertikal. Fasilitas yang disediakan Kementerian PUPR di Rusun Pondok Pesantren kini juga sangat baik sehingga para santri nyaman tinggal di Rusun tersebut," kata Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid, Rabu (13/10/2021).

Menurut Khalawi, pembangunan Rusun juga diperuntukkan bagi para milenial seperti para santri agar bisa lebih bersemangat dalam menuntut ilmu agama.

Selain itu, pemerintah juga tidak hanya membangun Rusun untuk para santri di Ponpes, tapi juga di Seminari-seminari sehingga hasil pembangunan dapat dirasakan secara merata dan berkeadilan.

"Keterbatasan lahan untuk perumahan semakin nyata dan Rusun merupakan salah satu solusi agar pemanfaatan lahan yang ada bisa optimal," katanya.

Untuk Rusun Ponpes Hidayatul Uluum juga dilengkapi dengan fasilitas lengkap, agaf para santri bisa fokus dan lebih bersemangat dalam belajar.

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Jawa II Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Kiagoos Egie Ismail menyatakan pembangunan Rusun Pondok Pesantren Hidayatul Uluum 2 dilaksanakan secara Single Years Contract (SYC) tahun 2021 dengan masa kontrak 180 Hari kalender.

TAGS : Rusun Pesantren Santri Lahan Khalawi Abdul Hamid




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :