Minggu, 28/11/2021 00:11 WIB

DPR Minta KPU Perhatikan Kesehjateraan Peserta KPPS di Pemilu 2024

Karena bertugas menjadi KPPS itu mempunyai tekanan yang tinggi ditambah inikan pemilu serentak jadi kesehjateraan peserta ini perlu diperhatikan.

Anggota DPR RI dari Fraksi Demokrat, Anwar Hafid dan anggota DPR dari Fraksi PKB, Yanuar Prihatin. (Foto: Jurnas.com)

Jakarta, Jurnas.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus mempersiapkan pelaksanaan Pemilu 2024 secara matang. Tujuannya, agar tak ada lagi petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) yang meninggal dunia seperti Pemilu 2019 lalu.

Demikian dikatakan anggota Komisi II DPR RI, Anwar Hafid dalam diskusi Dialektika Demokrasi dengan Tema Pemilu Serentak 2024: `Ujian Demokrasi?` di Komplek Parlemen, Jakarta, Kamis (7/10).

Menurutnya, untuk dapat mengatasi permasalahan pada pemilu sebelumnya perlu diperhatikan kesehjateraan untuk peserta KPPS.

"Karena bertugas menjadi KPPS itu mempunyai tekanan yang tinggi ditambah inikan pemilu serentak jadi kesehjateraan peserta ini perlu diperhatikan," kata Anwar Hafid.

Politisi Partai Demokrat ini juga menegaskan, screening untuk memilih peserta KPPS juga menjadi poin penting supaya bisa memastikan tidak terjadi lagi permasalahan kemarin.

Tak hanya itu, Anwar Hafid juga menerangkan, tugas dari peserta KPPS perlu disederhanakan. Apalagi, pelaksanaan Pemilu serentak ini akan memakan banyak waktu untuk peserta KPPS.

Soal mekanisme perhitungan suara, kata Anwar perlu juga untuk diatur misal setelah perhitungan Pemilihan Presiden ke DPRD Kabupaten/Kota dulu karena dua hal ini tekanannya sangat besar.

"Salah sedikit itu bisa langsung stress, tugas KPPS juga perlu diperhatikan misal yang membuat TPS itu jangan petugas KPPS karena tugas mereka juga sudah banyak," tegasnya.

Di tempat yang sama, Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKB Yanuar Prihatin menyebut kalau ada beberapa aspek yang harus menjadi fokus utama.

"Beban kerja secara sistemik harus dirasionalkan karena ujung tombak dalam pelaksanaan pemilu ini adalah KPPS jadi beban kerja harus dirasionalkan akan bahaya  bila beban kerja KPPS overload," ungkap Yanuar.

Selain beban kerja peserta, Yanuar mengatakan aspek kesehjateraan untuk peserta PPKS menjadi poin penting untuk diperhatikan oleh KPU.

Ia menilai saat ini di Komisi II, aspek kesehjateraan untuk peserta PPKS terus didorong untuk terus diperhatikan oleh KPU untuk pelaksanaan Pemilu 2024.

"jadi terkait kesehjateraan ini wajib diperhatikan bukan saja tingkat KPPS tapi sampai juga kecamatan untuk itu di Komisi II jadi perhatian serius terkait ini," katanya.

TAGS : Warta DPR Komisi II DPR Demokrat PKB KPPS Pemilu Pilkada




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :