Sabtu, 23/10/2021 06:13 WIB

AS dan Eropa Ingin Batasi Kekuatan Pasar Raksasa IT

Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa berencana mengambil pendekatan yang lebih terpadu, untuk membatasi pertumbuhan kekuatan pasar perusahaan-perusahaan raksasa IT.

Facebook Inc (Foto: Doknet)

Washington, Jurnas.com - Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa berencana mengambil pendekatan yang lebih terpadu, untuk membatasi pertumbuhan kekuatan pasar perusahaan-perusahaan raksasa IT.

Langkah yang dibeberkan dalam sebuah memo yang dilihat Reuters pada Kamis (23/9) ini akan menjadi salah satu pengumuman tentang teknologi, iklim, perdagangan, dan rantai pasokan yang kemungkinan akan dibuat pada pertemuan Dewan Perdagangan & Teknologi AS-UE pada 29 September di Pittsburgh.

Dengan AS dan Eropa mencoba menahan pertumbuhan kekuatan raksasa teknologi Amerika seperti Google, Facebook, Apple, dan Amazon.com Inc, akan mempersulit industri teknologi AS untuk melawan aturan baru.

Bulan ini, Gedung Putih mengumumkan bahwa dewan akan bertemu untuk pertama kalinya pada 29 September di Pittsburgh. Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken, Menteri Perdagangan Gina Raimondo, Perwakilan Dagang AS Katherine Tai, dan Kepala Perdagangan Uni Eropa Valdis Dombrovskis dijadwalkan hadir bersama dengan Komisaris Eropa untuk Persaingan Margrethe Vestager.

Gedung Putih yang berkoordinasi dengan berbagai lembaga dalam pertemuan itu, menolak mengomentari memo tersebut. Apple, Facebook, Amazon dan Google tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Dewan memiliki 10 kelompok kerja untuk bidang-bidang seperti penguatan perdagangan, hubungan ekonomi dan nilai-nilai demokrasi bersama, menurut rancangan memo tersebut.

Grup yang berfokus pada regulasi perusahaan teknologi akan "bertukar informasi tentang pendekatan kami masing-masing terhadap tata kelola platform teknologi, mencari konvergensi jika memungkinkan," kata memo itu.

Ada banyak contoh di mana kedua benua dapat bekerja sama lebih banyak. Google, yang menghadapi beberapa tuntutan hukum antimonopoli di AS terkait bisnis periklanannya, juga menghadapi penyelidikan luas terkait teknologi iklan di UE.

"Kami telah mengidentifikasi masalah umum yang menjadi perhatian seputar kekuatan penjaga gerbang oleh platform utama dan tanggung jawab perantara online," bunyi memo itu.

"Ini termasuk khususnya tanggung jawab perantara online untuk menjaga proses demokrasi dari dampak kegiatan bisnis mereka. Bidang kesamaan, termasuk moderasi konten dan persaingan yang adil," lanjutnya.

TAGS : Raksasa IT Amerika Serikat Uni Eropa Kekuatan Pasar




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :