Minggu, 24/10/2021 04:29 WIB

Buka Munas IV APDESI, Mendagri Minta Pemdes Berkontribusi Program Stunting

Pemerintah Desa tolong berkontribusi betul program stunting, yaitu pertumbuhan yang tidak baik (tak optimal) di 1.000 hari pertama masa kehidupan, karena kekurangan gizi (bisa menyebabkan) stunting

Mendagri Tito Karnavian saat membuka Musyawarah Nasional IV Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI), Sabtu (18/9/2021).

Jakarta, Jurnas com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyebut, Indonesia memiliki potensi untuk dapat menggenjot instrumen keuangan dan ekonomi dengan sumber daya melimpah. Hal itu disampaikan Mendagri pada saat membuka Musyawarah Nasional IV Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) dengan tema "Memperkuat Posisi Desa sebagai Entitas Local Self Government dalam Sistem Tata Negara menuju Indonesia Emas 2045," Sabtu (18/9/2021). 

Mendagri menjelaskan, potensi tersebut disadari betul oleh Presiden Joko Widodo. Tak salah, pada periode pertama kepemimpinannya, Presiden Jokowi fokus untuk membangun dan memperkuat infrastruktur untuk mempermudah konektivitas. Sementara pada periode kedua Presiden Jokowi fokus pada pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui bidang pendidikan dan kesehatan. Salah satu Perhatian Pemerintah adalah bagaimana menciptakan SDM yang unggul melalui sektor Pendidikan formal dan informal, serta SDM yang kuat dan sehat, tanpa stunting. 

"Pemerintah Desa berkontribusi betul program stunting, yaitu pertumbuhan yang tidak baik (tak optimal) di 1.000 hari pertama masa kehidupan, karena kekurangan gizi (bisa menyebabkan) stunting," kata Mendagri

Pentingnya gizi pada 1.000 hari pertama masa kehidupan merupakan penentu masa atau masa keemasan bagi anak. Karena itu, peran Pemerintah Desa melalui program-programnya diharapkan dapat memperhatikan dan memperhatikan gizi ibu hamil hingga sang anak dilahirkan. 

"Sembilan bulan di kandungan dan 2 tahun masa pertumbuhan, gizi ibu atau anaknya yang kurang baik akan membuat ia mengalami masalah pertumbuhan," ujarnya. 

Salah satu caranya dengan door to door Mengidentifikasi kebutuhan makanan sehat bagi ibu hamil dan anak yang membutuhkan untuk dapat memenuhi gizi pada 1.000 hari pertama. Tak hanya itu, di sektor pendidikan, pemerintah di daerah perlu memperhatikan bagaimana anggaran pendidikan betul-betul bermanfaat, termasuk dalam menggenjot pendidikan vokasi. 

"Nah ini makanya digenjot program paling utama adalah pembangunan SDM, semua desa harus berpikir seperti itu, supaya tidak terjadi stunting dan kemudian menggenjot pendidikan," imbuh Mendagri

pertumbuhan Penduduk dan Bonus Demografi memiliki kaitan yang erat dengan lainnya. Lewat SDM yang unggul, sehat, terdidik dan disimpan, akan menjadi kekuatan bagi bangsa Indonesia dalam menyongsong Indonesia Emas. 

"Anak-anak muda Indonesia harus sehat, terdidik, prediksi, ini akan menjadi kekuatan luar biasa bagi bangsa Indonesia," tutupnya.

TAGS : Mendagri Tito Karnavian Stunting Munas IV APDESI Pemerintah Desa




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :