Rabu, 20/10/2021 20:30 WIB

ASABRI Serahkan SRKK Kepada Ahli Waris 4 Prajurit TNI Yang Gugur Di Papua Barat

Manfaat yang diterima oleh ahli waris sesuai dengan ketentuan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2020 adalah Santunan Risiko Kematian Khusus (SRKK), Nilai Tunai Tabungan Asuransi (NTTA) dan Beasiswa.

Penyerahan Santunan Risiko Kematian Khusus (SRKK) kepada ahli waris 4 (empat) prajurit TNI yang gugur akibat serangan kelompok kriminal bersenjata di Papua Barat. (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - PT ASABRI (Persero) menyerahkan Santunan Risiko Kematian Khusus (SRKK) kepada ahli waris 4 (empat) prajurit TNI yang gugur akibat serangan kelompok kriminal bersenjata di Papua Barat. Penyerahan ini dilakukan secara serentak di 3 (tiga) Kota yaitu Pontianak, Makassar dan Manado. Santunan diberikan langsung kepada ahli waris oleh Kepala Kantor Cabang PT ASABRI (Persero) di 3 kota tersebut.

Kegiatan ini disaksikan secara daring oleh Panglima Kodam XIII/Merdeka, Para Komandan satuan di Kodam XII/Tanjung Pura dan Kodam XIV Hasanuddin, serta Dewan Komisaris dan Direksi PT ASABRI (Persero) melalui zoom meeting.

Manfaat yang diterima oleh ahli waris sesuai dengan ketentuan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2020 adalah Santunan Risiko Kematian Khusus (SRKK), Nilai Tunai Tabungan Asuransi (NTTA) dan Beasiswa.

Bapak Paulus Jiman, ayahanda Alm. Sertu Anumerta Ambrosius Apri Yudiman, menerima santunan  oleh Kantor Cabang PT.ASABRI Pontianak, SRKK sebesar Rp. 450.000.000,- dan NTTA sebesar Rp. 3.365.400,-.

Selanjutnya, manfaat yang diterima oleh Ny. Febrianti Rauf, istri alm. Kopda Anumerta Muhammad Dhirhamsyah, adalah SRKK sebesar Rp. 450.000.000,-, NTTA sebesar Rp.7.547.000,- dan beasiswa 1 orang anak sebesar Rp. 30.000.000,-.

Lalu manfaat yang diterima oleh Ny. Nurjannah, istri Alm. Praka Anumerta Sul Ansyari Anwar,  adalah SRKK sebesar Rp. 450.000.000,-  dan  NTTA sebesar Rp. 6.272.700,-. Santunan ini dibayarkan oleh Kantor Cabang PT.ASABRI Makassar.

Kemudian manfaat yang diterima oleh Ny. Nurlessy Tuasikal, istri Alm. Kapten Chb Anumerta Dirman,  adalah SRKK sebesar Rp. 450.000.000,-, NTTA sebesar Rp29.411.200,- dan beasiswa untuk 2 orang anak sebesar Rp. 60.000.000,-. Santunan tersebut akan dibayarkan oleh Kancab Cabang PT.ASABRI Manado pekan depan, sesuai permintaan ahli waris.

Wahyu Suparyono, Direktur Utama PT. ASABRI (Persero), dalam sambutannya menyampaikan turut berbela sungkawa atas gugurnya 4 (empat) prajurit terbaik bangsa

“Saya mewakili Direksi dan seluruh karyawan PT ASABRI (Persero) turut berduka cita sedalam-dalamnya atas gugurnya 4 orang prajurit terbaik BRIGIF-22/OTA MANASA di Maybrat, Papua Barat pada 2 September lalu. Semoga Almarhum ditempatkan di tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan. Amin”. Ujar Wahyu.

"Layanan terbaik bagi peserta merupakan prioritas bagi PT. ASABRI (Persero) sebagai wujud tanggung jawab PT. ASABRI (Persero) dalam mengemban Amanah bagi Prajurit TNI dan Anggota Polri serta ASN Kemhan/Polri. Saat ini proses pengurusan santunan kepada ahli waris telah diserahkan kepada ahli waris. Semoga santunan yang diberikan dapat bermanfaat bagi keluarga ahli waris”, sambungnya.

Pada kesempatan ini pula Mayjen TNI Wanti W.F Mamahit, Pangdam XIII/Merdeka menyampaikan “Kami memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada PT ASABRI (Persero) atas layanan yang sangat cepat dalam pengurusan administrasi bagi 4 prajurit terbaik BRIGIF-22/OTA MANASA yang gugur sehingga para ahli waris dapat segera menerima santunan”, ujarnya.

Gugurnya 4 (empat) Prajurit TNI BRIGIF-22/OTA MANASA disebabkan oleh penyerangan kelompok bersenjata di Pos Koramil Kabupaten Maybrat, Papua Barat pada 2 September 2021 lalu. Semoga prajurit-prajurit terbaik bangsa selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa dalam menjalankan tugasnya menjaga NKRI.

TAGS : ASABRI Wahyu Suparyono SRKK Papua Barat




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :