Sabtu, 23/10/2021 06:22 WIB

Dies Natalis ke-37, Univeritas Terbuka Ditargetkan Makin Inklusif

Hal ini disampaikan Ojat dalam peringatan puncak Dies Natalis Universitas Terbuka (UT) ke-37, yang berlangsung di Jakarta pada Sabtu (5/9).

Rektor Universitas Terbuka, Prof. Ojat Darojat (Foto: Muti/Jurnas.com)

Jakarta, Jurnas.com - Rektor Universitas Terbuka (UT) Prof Ojat Darojat menargetkan pemerataan akses pendidikan tinggi yang semakin tinggi, dalam rangka terciptanya pemerataan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.

Hal ini disampaikan Ojat dalam peringatan puncak Dies Natalis Universitas Terbuka (UT) ke-37, yang berlangsung di Jakarta pada Sabtu (4/9).

"Selama perjalanan panjang 37 tahun UT, berbagai rintangan telah dihadapi. Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia telah menjadi penanda babak baru proses pembelajaran, yang bergeser dari tatap muka menuju pembelajaran dalam jaringan," kata Ojat.

Universitas Terbuka, lanjut Ojat, terus mendukung program-program pendidikan yang telah diagendakan pemerintah. Salah satunya seperti yang disampaikan Presiden Joko Widodo pada peringatan Hardiknas 2 Mei 2021, yang menekankan pendidikan berkualitas untuk semua yang bersifat inklusif dan menjangkau seluruh Tanah Air.

"Sebagai respon arahan Presiden Jokowi tersebut, UT telah berupaya membuka kesempatan kuliah di UT dengan mengedepankan inklusifitas, yang bisa diakses siapapun sesuai dengan konsep dan makna kata terbuka pada nama UT," jelas dia.

Saat ini UT memiliki daya jangkau dengan terdapat 39 kantor cabang atau Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ) dan satu pusat pengelolaan mahasiswa luar negeri telah mampu mewujudkan pendidikan untuk semua. UT juga memiliki 869 kelompok belajar dan 50 sentra layanan UT.

"UT telah memberi kesempatan pada masyarakat untuk bisa mendapat pendidikan tinggi berkualitas tanpa hambatan jarak dan waktu," terang dia.

Pihaknya juga berupaya meningkatkan daya jangkau, sehingga calon mahasiswa yang berada di daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T) bisa mendapatkan akses pendidikan tinggi, tanpa harus meninggalkan kampung halaman dan juga pekerjaannya.

UT memberikan peningkatan layanan pendidikan bagi mahasiswa yang berasal dari daerah 3T seperti pelatihan pembelajaran jarak jauh, assignment workshop dan exam clinic.

"Layanan ini penting agar mahasiswa UT dapat menjadi pembelajar jarak jauh yang tangguh," imbuh dia.

Pada masa pandemi Covid-19, UT juga memberikan relaksasi pendidikan mahasiswa yang terdampak. Bantuan yang telah diberikan yakni sebanyak Rp16 miliar.

UT juga membantu perguruan tinggi lain dalam melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ), yakni memberikan layanan platform PJJ. Pihaknya juga membuka akses pembelajaran digital bagi semua dosen dan mahasiswa. Hal itu upaya dalam membangun SDM unggul melalui ekosistem pembelajaran digital. Dia juga menargetkan dalam waktu dekat, mahasiswa UT dapat mencapai satu juta mahasiswa.

TAGS : Ojat Darojat Universitas Terbuka Dies Natalis ke-37




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :