Sabtu, 28/08/2021 11:16 WIB
Washington, Jurnas.com - Wakil Asisten Menteri Pertahanan untuk China, Micheal Chase, dilaporkan berbicara dengan Wakil Direktur Kantor Tentara Pembebasan Rakyat untuk Kerja Sama Militer Internasional China, Mayor Jenderal Huang Xueping pekan lalu.
Ini merupakan pembicaraan perdana Amerika Serikat (AS) dengan China di bawah pemerintahan Joe Biden, di tengah panasnya hubungan kedua negara.
"(Mereka) menggunakan saluran Telepon Pertahanan AS-RRT untuk melakukan konferensi video yang aman," kata pejabat AS yang berbicara dengan syarat anonim dikutip dari Reuters pada Sabtu (28/8).
"Kedua belah pihak sepakat tentang pentingnya menjaga saluran komunikasi terbuka antara kedua militer," tambah pejabat itu.
Wanita di China Lempar Uang Setara Rp2,5 Miliar dari Balkon Apartemen
China Anggap Wajar Aktivitas Militer dekat Perairan Taiwan
Bertemu Dubes China, Mendes Dorong Kerja Sama Pengentasan Daerah Tertinggal
Para pejabat mengatakan Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin belum berbicara dengan mitranya dari China. Sebagian alasannya karena ada perdebatan tentang pejabat China mana yang merupakan mitra Austin.
Wakil Presiden AS Kamala Harris pada Kamis (26/8) lalu menegaskan bahwa AS menyambut baik persaingan dan tidak mencari konflik dengan Beijing, tetapi akan berbicara tentang isu-isu seperti sengketa maritim di Laut Cina Selatan.
China, Vietnam, Brunei, Malaysia, Filipina, dan Taiwan mengklaim sebagian Laut Cina Selatan, yang dilintasi oleh jalur pelayaran vital dan berisi ladang gas dan daerah penangkapan ikan yang kaya.
Sementara itu Biden telah meningkatkan sanksi terhadap China atas dugaan pelanggaran hak asasi manusia di Xinjiang dan Hong Kong.
Keyword : Amerika Serikat China Hubungan Bilateral