Kedubes Iran di Afghanistan Tetap Beroperasi

Selasa, 17/08/2021 19:15 WIB

Kabul, Jurnas.com - Kedutaan Besar (Kedubes) Iran di ibu kota Afghanistan, Kabul, tetap beroperasi, sehari setelah Teheran mencibir kegagalan militer Amerika Serikat (AS) di negara tersebut.

Iran bergemong di saat banyak negara mengevakuasi staf kedutaan dari Kabul karena khawatir atas situasi keamanan pasca pemerintahan jatuh ke tangan Taliban, yang juga mendorong ribuan orang memadati bandara guna melarikan diri.

Sebagaimana diketahui, kelompok Muslim Syiah Iran merupakan musuh lama Taliban, yang notabene Muslim Sunni garis keras. Tapi dalam beberapa tahun terakhir para pejabatnya secara terbuka bertemu dengan para pemimpin Taliban. Pada Juli lalu, Teheran menjadi tuan rumah pertemuan perwakilan pemerintah Afghanistan saat itu dan komite politik tingkat tinggi Taliban.

"Kedutaan Republik Islam Iran di Kabul sepenuhnya terbuka dan aktif. Konsulat Jenderal Iran di Herat juga terbuka dan aktif," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh, dikutip kantor berita resmi IRNA pada Selasa (17/8).

Presiden Iran Ebrahim Raisi sehari sebelumnya menyebut "kegagalan militer" Amerika Serikat di Afghanistan dan penarikan pasukannya, menawarkan kesempatan untuk membangun perdamaian abadi di negara yang dilanda perang itu.

Taliban telah memerintahkan pejuang mereka untuk menjaga disiplin, dan tidak memasuki gedung diplomatik atau mengganggu kendaraan kedutaan.

Pada Minggu akhir pekan lalu, Khatibzadeh mengatakan Iran telah menghentikan kegiatan di konsulatnya di kota-kota Afghanistan di Mazar-i-Sharif, Jalalabad, dan Kandahar.

TERKINI
10 Hari Terjebak, Warga China Ditemukan Selamat dari Banjir Bandang Nepal Rekomendasi Makanan Tinggi Protein untuk Diet Tanpa Lemas Sukses di 30 Provinsi, Ahmad Muzani Komitmen Perluas Skala LKBB-PB 2027 FKS Food Hidupkan Kembali Cerita di Balik Produk Legendary Brand