Selasa, 03/08/2021 00:40 WIB
Moskow, Jurnas.com - Rusia dan Uzbekistan mulai menggelar latihan gabungan tak jauh dari perbatasan Afghanistan. Latihan tersebut dilaksanakan di tengah kekhawatiran mengenai situasi keamanan yang memburuk di Afghanistan, dan dapat meluas ke Asia Tengah.
Moskow mengungkapkan setidaknya 1.500 tentara Rusia dan Uzbekistan akan ambil bagian dalam latihan lima hari, yang dimulai di lokasi militer Termez, Uzbekistan.
Dikutip dari Reuters pada Senin (2/8), Rusia akan mengirim kontingen militer yang jauh lebih besar ke Tajikistan untuk latihan trilateral terpisah.
Latihan terpisah itu diperkirakan akan berlangsung pada 5-10 Agustus dan melibatkan pasukan Rusia, Tajik, dan Uzbekistan. Uzbekistan membenarkan bahwa unitnya telah tiba di Tajikistan.
Menlu Rusia dan AS Bakal Bertemu di Manila, Bahas Isu Ini
Demo Massal di Ukraina, Zelensky Pecat Panglima Militer
Kapal Menuju Ukraina Dihantam Drone di Perairan Rumania
Sebagaimana diketahui, keamana di Afghanistan memburuk pasca Amerika Serikat menarik pasukannya. Moskow khawatir hal itu dapat menggoyahkan sayap pertahanan selatannya, dan mendorong pengungsi ke halaman belakang Asia Tengahnya.
Kementerian Pertahanan Rusia menyebut 1.800 tentaranya akan ambil bagian dalam latihan di Tajikistan, alih-alih 1.000 seperti yang direncanakan semula. Lebih dari 2.500 tentara akan dilibatkan secara total.
Moskow juga akan menggunakan 420 unit perangkat keras militer untuk latihan tersebut, dua kali lipat dari jumlah yang direncanakan.
Kementerian Pertahanan Tajikistan menambahkan, latihan itu akan melibatkan lebih dari 300 kendaraan lapis baja, 25 helikopter tempur dan transportasi dan sejumlah jet tempur dan pembom serta artileri yang dirahasiakan.
"Tujuan dari latihan ini adalah untuk menguji kemampuan tempur unit militer secara efektif jika situasi di perbatasan negara menjadi tidak stabil," demikian keterangan kementerian tersebut.
Keyword : Latihan Gabungan Rusia Uzbekistan Afghanistan