Jum'at, 23/07/2021 07:50 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Kelompok hak asasi manusia menuding pihak berwenang Israel menyiksa seorang tahanan Palestina sampai meninggal.
Abdu al-Khatib, 43, dikabarkan menghembuskan nafas terakhir selama pemeriksaan di pusat interogasi al-Moscobiyeh di Yerusalem Timur.
“Kesaksian yang dikumpulkan dari keluarganya dan tahanan lainnya menunjukkan bahwa dia disetrum dan dipukuli,” kata Amani Sarahneh, juru bicara LSM Masyarakat Tahanan Palestina, dilansir AA, Jumat (23/07).
Dia mengatakan penyebab kematian akan ditentukan setelah melakukan otopsi pada tubuh al-Khatib.
Palestina Sulit Bangun Hunian di Tepi Barat, Israel Dapat Ribuan Izin
Pembukaan Perbatasan Rafah Ditunda, Israel Tunggu Sikap Hamas
Israel Bebaskan Jurnalis Wanita Palestina
“LSM Palestina dan gubernur Yerusalem menuduh Israel membunuh al-Khatib,” kata Sarahneh.
Al-Khatib, ayah empat anak dari kamp pengungsi Shufat di Yerusalem Timur, ditahan oleh pasukan Israel karena pelanggaran lalu lintas.
Menurut kelompok hak asasi Palestina, sekitar 4.850 warga Palestina diperkirakan ditahan di penjara Israel, termasuk 41 wanita, 225 anak-anak dan 540 tahanan administratif.
Keyword : Siksa Tahanan Pemerintah Israel LSM Palestina