Senin, 14/06/2021 07:55 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Pasukan Israel pada hari Minggu membongkar beberapa rumah keluarga Palestina di komunitas Badui nomaden di dekat desa Taibe, di timur laut Ramallah di Tepi Barat yang diduduki.
Dilansir Middleeast, Senin (14/06), tentara Israel menyerbu desa di pagi hari dan menghancurkan 6 rumah dan tempat penampungan hewan.
Penduduk setempat mengatakan selain tenda-tenda yang dibongkar, pasukan Israel juga menghancurkan tempat singgah untuk dua keluarga dengan total 15 anggota keluarga.
Pembongkaran tempat penampungan sebagai bagian dari kampanye Israel yang lebih besar yang bertujuan untuk mengosongkan semua komunitas Badui di daerah itu demi perusahaan pemukiman kolonial Israel.
Bersihkan Puing Rumah, Warga Palestina Tewas Diserang Drone Israel
Pemukim Ilegal Israel Serang Sekolah Palestina, Tiga Pelajar Tewas
Warga Palestina Tewas Ditembak Israel di Dekat Hebron
Menurut sumber-sumber Palestina, otoritas Israel menghancurkan lebih dari 500 rumah dan bisnis Palestina di Yerusalem Timur dan Tepi Barat yang diduduki pada tahun lalu saja.
Di bawah Kesepakatan Oslo 1995 antara Israel dan Otoritas Palestina, Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, dibagi menjadi tiga bagian – Area A, B, dan C.
Pembongkaran terjadi di Area C yang merupakan rumah bagi 300.000 warga Palestina, yang terdiri dari komunitas Badui dan penggembala yang sebagian besar tinggal di tenda, karavan, dan gua.
Hukum internasional memandang Tepi Barat dan Yerusalem Timur sebagai wilayah pendudukan dan menganggap semua kegiatan pembangunan pemukiman Yahudi di sana ilegal.