UEA Dituding Fasilitasi Turis Israel Liburan ke Yaman Secara Ilegal

Kamis, 20/05/2021 07:15 WIB

Jakarta, Jurnas.com - UEA terus mengoperasikan penerbangan dan tur langsung ke pulau Socotra di Yaman meskipun tidak memiliki izin dari pemerintah.

Menurut sumber lokal, ratusan turis asing telah tiba di Socotra selama beberapa hari terakhir menggunakan visa yang diberikan oleh Abu Dhabi, dari mana penerbangan langsung mingguan dimulai pada bulan Maret.

Awal bulan ini seorang penasihat Kementerian Penerangan, Mukhar Al-Rahbi, mengatakan pulau itu telah dilanggar oleh UEA, yang telah merencanakan untuk mengontrolnya selama bertahun-tahun.

"Hari ini UEA telah menjadi pengendali utama di Socotra. Bahkan delegasi turis mengambil izin untuk masuk ke Socotra dari UEA," katanya dilansir Middleeast, Kamis (20/05).

Gambar turis asing baru-baru ini beredar di media sosial, dengan banyak aktivis mengklaim sebagian besar adalah orang Israel. 

Laporan muncul bulan lalu setelah gambar yang dimaksudkan untuk menunjukkan sekelompok turis Israel ditemani oleh petugas keamanan Emirat dan asisten mereka di pulau itu.

Milisi Dewan Transisi Selatan yang didukung UEA yang secara efektif mengendalikan pulau itu setelah merebut ibukotanya tahun lalu juga dikatakan mencegah masuknya warga Yaman dari daratan dengan dalih mencegah penyebaran virus corona.

Kedatangan warga Israel di pulau itu terjadi beberapa bulan setelah perjanjian normalisasi antara Israel dan bersama dengan UEA dan Bahrain ditandatangani pada September tahun lalu. 

Etihad Airways Abu Dhabi sudah mulai menawarkan penerbangan langsung ke Tel Aviv. Penerbangan pertama yang membawa turis Israel ke Dubai UEA berlangsung pada November. Gulf Air Bahrain akan memulai penerbangan ke Israel bulan depan.

 

TERKINI
Parlemen Vietnam Dukung Pengunduran Diri Ketua di Tengah Upaya anti-Suap Protes Kampus Jadi Tantangan Kampanye Terpilihnya Kembali Biden dan Partai Demokrat Korea Selatan Tingkatkan Kewaspadaan Diplomatik dengan Alasan Ancaman Korea Utara Lokasi Protes pro-Palestina di UCLA Diserbu dan Dibubarkan Polisi