Sabtu, 20/02/2021 07:46 WIB
Michigan, Jurnas.com - Kepala Eksekutif Pfizer, Albert Bourla mengatakan, produsen obat tersebut berharap dapat menggandakan jumlah dosis mingguan vaksin COVID-19 yang akan dipasoknya ke Amerika Serikat (AS) dalam beberapa minggu ke depan.
Bourla, berbicara setelah Presiden AS, Joe Biden mengunjungi fasilitas manufaktur vaksin perusahaannya di Michigan, mengatakan Pfizer saat ini mengirimkan rata-rata 5 juta dosis per minggu dan mengharapkan lebih dari dua kali lipat jumlah tersebut dalam beberapa minggu mendatang.
"Kami telah meningkatkan proses kami untuk menggandakan ukuran batch dan meningkatkan hasil dan kami telah menerapkan metode uji lab yang lebih efisien untuk mengurangi waktu rilis," kata Bourla dalam sambutannya, seperti disadur dari Reuters.
Dia mengatakan langkah-langkah itu memungkinkan perusahaan mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk membuat vaksin dari 110 hari menjadi 60 hari.
Kemenlu Palestina Desak Gencatan Senjata Secara Menyeluruh
Trump: Satu-satunya yang Memutuskan Gencatan Senjata Adalah Saya
10 Poin Tuntutan Iran ke Amerika Serikat untuk Akhiri Konflik
Bourla mengatakan bahwa pada 17 Februari, Pfizer telah memasok 40 juta dosis vaksin COVID-19 ke Amerika Serikat yang dikembangkannya dengan mitra Jerman BioNTech.
Perusahaan telah setuju untuk memasok 300 juta dosis ke AS pada akhir Juli.
Bourla mengatakan Biden telah menantang perusahaan untuk mencapai target itu, dan akan mencari cara untuk meningkatkan produksinya.