Istana Duga Pencopotan Dadan Terkait Jual Beli Titik Dapur MBG

Rabu, 03/06/2026 16:28 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Kepala Staf Presiden (KSP) Dudung Abdurachman menyebut pencopotan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana kemungkinan berkaitan dengan dugaan praktik jual beli titik dapur dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Ya, saya pun dapat informasi seperti itu,” kata Dudung saat ditanya mengenai dugaan kasus jual beli dapur yang menjerat mantan Kepala BGN, usai mengikuti rapat kerja di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (3/6).

Dudung mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto telah menerima berbagai informasi terkait persoalan yang terjadi di lingkungan BGN sejak beberapa waktu lalu. Karena itu, Presiden menginginkan program MBG berjalan sesuai tujuan tanpa adanya penyimpangan.

Menurutnya, Presiden menaruh perhatian besar terhadap tata kelola program MBG karena menggunakan anggaran negara yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

“Presiden inginnya sempurna bahwa semua itu tidak ada terjadi sedikit pun, ada yang menyimpang dari program beliau, karena itu uang rakyat yang harus dipertanggungjawabkan kepada rakyat,” ujarnya.

Dudung menilai keputusan Presiden mencopot Dadan Hindayana merupakan langkah yang tepat untuk memperbaiki tata kelola BGN agar lebih transparan dan akuntabel. Ia menegaskan Presiden tidak mentoleransi praktik korupsi maupun penyalahgunaan wewenang dalam pelaksanaan program strategis nasional tersebut.

“Tidak ada terjadinya penyimpangan, tidak ada terjadinya menguntungkan kepentingan perseorangan, kelompok maupun golongan, tetapi betul-betul bapak Presiden menginginkan bahwa ini untuk kepentingan rakyat,” katanya.

Lebih lanjut, Dudung mengatakan tujuan program MBG tidak hanya untuk meningkatkan kualitas gizi dan kecerdasan anak-anak Indonesia, tetapi juga harus didukung oleh sistem manajemen yang bersih dan profesional.

Karena itu, pemerintah berupaya menutup setiap celah yang berpotensi dimanfaatkan pihak tertentu untuk meraih keuntungan pribadi dari program tersebut.

“Ini yang akan kita kawal terus, pokoknya saya akan cek di lapangan dan yang saya temukan, akan saya sampaikan ke wartawan, itu aja. Saya nggak ada beban,” tegas Dudung.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah melakukan pergantian pimpinan BGN sebagai bagian dari upaya evaluasi dan pembenahan kelembagaan guna memastikan program MBG berjalan efektif, transparan, dan tepat sasaran bagi masyarakat.

 

 

 

TERKINI
China Minta AS dan Iran Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata Hasil Rekrutmen TEP Diumumkan, Perguruan Tinggi Mitra Jamin Transparansi Pertumbuhan Ekonomi Global Diperkirakan Melambat 2,1 Persen pada 2026 Pimpinan DPR: Kunjungan Luar Negeri Prabowo Kebutuhan Diplomasi Global