Komisi III DPR Maunya Kapolri Baru Punya Integritas dan Rekam Jejak Baik

Selasa, 12/01/2021 16:29 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Kalangan dewan berharap sosok Kapolri baru pengganti Jenderal Idham Azis memiliki integritas dan rekam jejak yang baik.

Anggota Komisi III DPR RI, Didik Mukrianto menjelaskan, Kapolri baru juga diharapkan menjunjung tinggi prinsip-prinsip demokrasi.

"Kapolri ke depan haruslah sosok yang memiliki integritas dan rekam jejak yang baik, termasuk kapasitas, kapabilitas, dan kompetensi yang baik, serta menjunjung tinggi prinsip-prinsip demokrasi sipil di negara hukum yang demokratis seperti Indonesia," kata Didik, Selasa (12/1).

Politikus Demokrat ini juga berharap Kapolri baru harus memiliki komitmen dalam melakukan reformasi secara berkelanjutan di internal institusi Polri. 

Ia juga mengingatkan agar calon Kapolri yang nantinya ditunjuk mampu memperkuat kerja sama lintas sektoral dengan TNI maupun BIN.

"Calon Kapolri ke depan harus mampu memperkuat kerja sama dan sinergi lintas sektoral antarlembaga, terutama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI), Badan Intelijen Negara (BIN), dalam konteks memitigasi dan merespons ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan baik dari dalam maupun luar negeri," ujarnya.

Untuk diketahui, Kapolri Jenderal Idham Azis sendiri akan memasuki masa pensiun pada akhir bulan ini. Sejumlah nama pun santer dinilai cocok menjadi calon Kapolri.

Ketua Kompolnas sekaligus Menko Polhukam Mahfud Md juga telah menyampaikan nama-nama calon Kapolri kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Mahfud mengatakan semua calon Kapolri tersebut merupakan jenderal bintang 3.

Mahfud pun mengungkap lima nama jenderal bintang tiga yang menjadi kandidat Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis. Mereka adalah Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono hingga Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo.

"Ini 5 nama Komjen Pol yang diajukan kepada Presiden oleh Kompolnas untuk dipilih sebagai calon Kapolri: 1) Gatot Edy Pramono; 2) Boy Rafly Amar; 3) Listyo Sigit Prabowo; 4) Arief Sulistyanto; 5) Agus Andrianto. Kelima orang itu dianggap memenuhi syarat profesionalitas, loyalitas, jam terbang," ujar Mahfud lewat akun Twitter-nya @mohmahfudmd.

TERKINI
PM Malaysia Siap Potong Gaji Menteri jika Krisis Timteng Berlanjut China Anggap Wajar Aktivitas Militer dekat Perairan Taiwan PBB: 2025 Tahun Paling Mematikan bagi Pengungsi Rohingya di Laut Ditentang Keras, RUU Anti-Semitisme Prancis Akhirnya Ditarik