Selasa, 08/12/2020 12:05 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Vaksin Covid-19 produksi Sinovac sebanyak 1,2 juta dosis telah tiba di Indonesia dan langsung diamankan di Bio Farma. Tenaga kesehatan jadi prioritas untuk diberikan vaksin itu.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, vaksinasi tidak dilakukan secara serentak. Jokowi meminta agar semua pihak memperhatikan pengumuman terkait proses vaksinasi.
“Tidak memungkinkan dilakukan vaksinasi secara serempak untuk semua penduduk. Saya harap semua pihak mengikuti pengumuman dan petunjuk-petunjuk dari petugas yang saat ini sudah menyiapkan vaksinasi,” ujar Jokowi, Selasa (8/12/2020).
Sementara Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, vaksinasi dilakukan secara bertahap lantaran datangnya bertahap. Vaksinasi akan diutamakan untuk kelompok prioritas.
25 Juli 2026, Cek Daftar Peringatan Hari Ini
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan, Tanpa Rompi Tahanan dan Borgol
10 Keutamaan Sholat Berjamaah Menurut Al-Qur`an dan Hadis
“Kedatangan dan ketersediaan vaksin ini secara bertahap. Begitu pula pelaksanaan vaksinasi, dilakukan secara bertahap. Dengan prioritas untuk tenaga kesehatan dan petugas layanan publik yang telah diatur secara teknis oleh Pak Menkes,” ungkapnya.
Seperti diketahui, vaksin buatan Sinovac tiba di Tanah Air pukul 21.27 WIB dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia. Ada sebanyak 1,2 juta dosis vaksin Covid-19 yang tiba di Indonesia.
Keyword : Joko Widodo Vaksin Covid-19