BPJS Ketenagakerjaan Bidik 40 Ribu TKI di Korea

Jum'at, 07/10/2016 16:25 WIB

Jakarta - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan bidik Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang berada di luar negeri dalam perlindungan jaminan sosial.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto mengatakan, pihaknya terlebih dahulu merangkul The National Pension Service (NPS) Republic of Korea. Alasan dipilihnya negeri ginseng itu karena pertama kali menjalin antar Pemerintah.

"Jadi kita tinggal buat satu perjanjian turunanannya, sehingga secara peraturan kita sudah siap dengan Korea Selatan untuk memberikan pelayanan jaminan sosial bagi TKI yang berangkat ke Korea," ujar Agus kepada wartawan di Jakarta, Jumat (7/10/2016).

Agus menambahkan sebagai penyelenggara program JHT di Korea Selatan mengalami kesulitan untuk melakukan pembayaran klaim jaminan sosial kepada TKI. Sebab, banyak TKI yang kembali ke Indonesia belum menyelesaikan JHT-nya."Angka kami dapatkan TKI di Korea Selatan sekitar 40 ribu TKI," ujarnya.

TERKINI
4 Anak Tewas dan Terluka Setiap Hari di Lebanon Sejak Gencatan Senjata Bank Dunia Peringatkan Pertumbuhan Ekonomi Pasifik Melambat 2,6 Persen Kepala Perpusnas: Banyak Perpustakaan Jadi Tempat Jin Beranak-Pinak ISIS Klaim Serangan Mematikan terhadap Tentara Suriah di Hasakah