Senin, 29/06/2020 16:10 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Penutupan perdagangan di awal pekan, Senin (29/6/2020), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tipis 2,2 Poin (0,05 persen) ke level 4.901,818.
Tercatat 252 saham turun, 155 saham naik, dan 151 saham stagnan. Total volume 6,84 miliar saham dengan nilai transaksi capai Rp 5,32 triliun.
Enam dari 10 indeks sektoral menyeret IHSG. Sektor aneka industri paling dalam penurunannya 1,82%. Sementara, keuangan paling tinggi kenaikannya 0,37%.
Aksi jual investor asing turut membebani langkah IHSG. Di pasar reguler, net sell asing Rp 567,952 miliar dan Rp 600,410 miliar keseluruhan market.
Jelang Puncak Haji, Kemenhaj Imbau Jemaah Hemat Tenaga dan Fokus Persiapan
Menteri PPPA Sebut Pondok Pesantren Harus Perkuat Sistem Perlindungan Anak
Menteri PPPA Soroti Kasus Kekerasan di Kampus, Desak Penguatan Satgas PPKPT
Saham-saham dengan penjualan bersih asing terbesar adalah PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM) Rp 125,4 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 93,7 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 93,3 miliar
Saham-saham top gainers LQ45 yaitu PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syaria Tbk (BTPS) naik 3,27% ke Rp 3.160, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) naik 2,49% ke Rp 1.240, dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) naik 1,90% ke Rp 9.400
Saham-saham top losers LQ45 PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) turun 2,85% ke Rp 1.195, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) turun 2,60% ke Rp 750 dan PT Ciputra Development Tbk (CTRA) turun 2,38% ke Rp 615