Tentara Ngamuk di Thailand Tewaskan 26 Orang

Minggu, 09/02/2020 14:30 WIB

Bangkok, Jurnas.com - Perdana Menteri Thailand, Prayuth Chan-ocha mengungkapkan peristiwa mengamuknya seorang tentara pada Sabtu (8/2) kemarin telah menewaskan 26 orang, dan melukai 52 orang.

Dikutip dari Channel News Asia pada Minggu (9/2), tentara itu melakukan aksinya atas motivasi dendam terkait kesepakatan tanah, di mana ia merasa telah ditipu.

Hal ini disampaikan Prayuth, saat melakukan perjalanan ke kota timur laut Nakhon Ratchasima untuk mengunjungi korban yang selamat pada Minggu pagi.

"Ini belum pernah terjadi sebelumnya di Thailand, dan saya ingin ini menjadi terakhir kalinya krisis ini terjadi," kata Prayuth di luar rumah sakit, setelah mereka dievakuasi dari pusat perbelanjaan yang menjadi lokasi kerusuhan.

Tentara itu akhirnya tewas di tangan pasukan bersenjata, setelah pengepungan yang berlangsung di pusat perbelanjaan Terminal 21.

TERKINI
Hari Konsumen Nasional Diperingati 20 April, Ini Sejarah hingga Tujuannya 20 April 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini Liam Delap: Chelsea Tak Pantas Kalah dari Manchester United Caicedo: Chesea Belum Menyerah Kejar Tiket Liga Champions