Rabu, 18/12/2019 15:40 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia diprediksi bakal tetap mempertahankan suku bunga acuan (BI 7 Days Repo Rate) tetap di 5 persen.
Selama tahun 2019 ini, Bank Indonesia melakukan kebijakan akomodatif melalui penurunan suku bunga acuan, yang empat kali dilakukan di tengah kondisi ketidakpastian global, dan memperlonggar kebijakan makroprudensial.
Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Roeslani mengatakan suku bunga acuan BI hingga akhir tahun masih akan berada di 5 persen, didukung oleh ekonomi dalam negeri yang relatif stabil.
"Sampai akhir tahun akan tetap di 5 persen," tuturnya di Jakarta, Rabu (18/12/2019).
Ikuti Jejak Sang Paman, Van Hecke Bidik Final Piala Dunia 2026
Pakistan: AS dan Iran Sepakati Kerangka Perjanjian Damai
Prediksi Susunan Starting XI Timnas Brasil vs Maroko
Rosan mengatakan pelonggaran kebijakan moneter di tahun depan tidak akan sebesar tahun ini. Pasalnya BI juga harus mengantisipasi pertumbuhan ekonomi global dan mempertimbangkan kondisi dalam negeri.
Meski begitu, Rosan menegaskan berbagai relaksasi juga harus mendorong peningkatan permintaan dunia usaha. Namun relaksasi kebijakan masih diperlukan ke depannya.
"Yang paling penting bukan hanya relaksasi tetapi bagaimana tingkatkan demand dunia usaha jadi investasi bergairah," ungkapnya.