Senin, 09/12/2019 19:40 WIB
Brussels, Jurnas.com - Real Madrid akan bertandang ke markas Club Brugge, dalam laga lanjutan Liga Champions 2019 di Stadion Jan Breydel, Belgia pada Kamis (12/12) dini hari.
Tempat ini merupakan salah satu stadion terakhir yang pernah dimainkan oleh kiper Madrid, Thibaut Courtois, sebelum meninggalkan Belgia ke klub Inggris, Chelsea pada 2011 silam.
Hanya berjarak 200 kilometer dari Brugge, Courtois lahir di Bree. Di sana ia bermain di sana untuk K.R.C Genk saat klub tersebut memenangkan Liga Pro Jupiler pada musim 2010/2011.
Kala itu Courtois baru berusia 18 tahun. Namun dia menjadi pilihan pertama yang tergantikan. Sementara rekannya yang kini sukses bersama Manchester City, Kevin De Bruyne, menjadi pemain kunci di lini tengah.
Carvajal Alami Cedera Jelang Berakhirnya Kontrak di Real Madrid
Mourinho Buka Suara soal Rumor Kembali ke Real Madrid
Arbeloa Bela Vinicius Junior Usai Dicemooh Suporter Real Madrid
Ketika Genk menghadapi Club Brugge di Jan Breydel, Courtois sukses membuat pencetak gol terbanyak liga, Ivan Perisic, putus asa dikutip dari Marca pada Senin (9/12).
Pemain asal Kroasia itu gagal menunjukkan naluri golnya dalam pertandingan berakhir imbang 2-2. Tapi kemudian, Perisic berhasil membukukan 22 gol, enam gol lebih banyak dari pemain Anderlecht Romelu Lukaku.
Courtois selanjutnya dinobatkan sebagai pemain ketiga terbaik untuk penghargaan Golden Boy Tuttosport pada 2012, di mana rekan setimnya saat ini di Real Madrid, Isco, sebagai penerima utama penghargaan tersebut.
Courtois sempat memenangkan penghargaan sebagai pemain terbaik Genk, dan penjaga gawang terbaik di Belgia, sebelum hijrah ke Chelsea dan kemudian Atletico Madrid dengan status pinjaman.
Keyword : Real MadridThibaut CourtoisBelgia