Rabu, 27/11/2019 14:49 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo menggelar Silaturahmi Kebangsaan dengan Ketua PBNU (Pengurus Besar Nahdatul Ulama). Kunjungan ke PBNU ini akan mendengarkan pendapat mengenai amandemen UUD 1945. Namun, disela - sela kunjungan itu, Bamsoet mengatakan bahwa kedatangannya ke PBNU juga untuk meminta doa restu agar sukses dalam pencalonannya sebagai orang nomor satu di partai Golkar.
"Dulu saya kesini pas mohon doa restu jadi ketua FKPPI (Forum Komunikasi Putra-putri Purnawirawan dan Putra-putri TNI-Polri), Sekarang saya kesini untuk memohon doa restu sebagai ketum golkar, dulu saya sukses setelah bersilaturahmi ke PBNU, semoga sekarang juga sukses lagi," canda Bamsoet ke Ketua PBNU, KH. Said Aqil Siradj, di kantor PBNU, Jl. Kramat Raya No.164 Senen, Jakarta Pusat, Rabu (27/11/2019).
Menanggapi candaan itu, KH. Said Aqil hanya mengatakan bahwa Partai Golkar merupakan partai yang sakti. "Golkar memang partai yang sakti," ujar KH. Said Aqil.
Serentak, para pimpinan MPR dan jajaran PBNU yang hadir dalam silaturahmi itu pun langsung tertawa. "Ha ha ha".
Rizki Faisal: Menteri Bahlil Penopang Sentimen Positif Presiden
Komisi XI DPR: Formula TKD 2027 Harus Adil dan Berpihak pada Daerah
Pemerataan Dokter Spesialis Harus Sejalan dengan Kualitas Pendidikan
Untuk diketahui, Wakil Koordinator Bidang Pratama Partai Golkar itu digadang - gadang bakal maju sebagai Calon Ketua Umum Partai Golkar.
Bamsoet bahkan sudah menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon ketua umum (caketum) Golkar. Ia mengatakan siap menjalankan perintah para kader yang mendukungnya.
"Saya siap menjalankan perintah para pemilik suara, para kader dan para organisasi yang membesarkan Partai Golkar, untuk mengikuti kontestasi pemilihan Ketua Umum Partai Golkar," kata Bamsoet di kompleks Parlemen, Jumat (22/11/2019).
Keyword : Golkar PBNU Bamsoet KH. Said Aqil Siradj